Skripsi
Pengaruh latihan squat dan lunges terhadap kecepatan tendangan depan kanan dan tendangan depan kiri siswa UKM PSHT UM UM / Issomudin Rovi Irianto
Abstrak
v RINGKASAN Irianto Issomudin Rovi. 2019. Pengaruh Latihan Squat dan Lunges Terhadap Kecepatan Tendangan Depan Kanan dan Tendangan Depan Kiri Siswa PSHT UM. Skripsi Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Supriyadi M.Kes. Kata Kunci latihan squat dan lunges kecepatan tendangan depan Pencak silat merupakan warisan budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia secara turun-temurun. Terdapat beberapa teknik dasar serangan yang sering digunakan dalam pertandingan pencak silat diantaranya pukulan tendangan dan bantingan. Teknik tendangan merupakan teknik yang memiliki nilai 2 dalam pertandingan pencak silat. Tendangan depan merupakan teknik yang sering digunakan dalam pencak silat karena dianggap efisien dan beresiko kecil untuk ditepis lawan dan memiliki poin yang cukup signifikan. Namun pada kegiatan latihan yang dilaksanakan unit kegiatan mahasiswa pencak silat PSHT Universitas Negeri Malang yang telah diobservasi menunjukkan adanya masalah yaitu siswa PSHT UM tidak memiliki kecepatan tendangan depan yang baik hal ini dibuktikan dengan dilakukannya tes kecepatan tendangan depan dan hasilnya 10 dari 20 siswa termasuk dalam kategori kurang sekali lalu 10 lainnya termasuk dalam kategori kurang dan cukup. Oleh karena itu perlu diberikan model latihan yang sesuai dengan kebutuhan untuk meningkatkan kecepatan tendangan depan yaitu dengan latihan squat dan lunges karena gerakannya yang menyerupai tendangan depan selain itu kelompok otot yang dilatih juga cenderung sama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kecepatan tendangan depan kaki kanan dan kaki kiri siswa PSHT UM menggunakan model latihan squat dan lunges. Pretest diberikan sebelum perlakuan diberikan posttest dilakukan setelah seluruh rangkaian perlakuan selesai dilaksanakan. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimental dengan menggunakan model rancangan Pretest dan Posttest Satu Kelompok dengan satu kelompok eksperimen tanpa kelompok kontrol. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa PSHT UM yang berjumlah 20 siswa. Perlakuan diberikan selama 6 minggu dengan frekuensi latihan 3 kali dalam satu minggu. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kecepatan tendangan pencak silat milik Lubis wardoyo. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t amatan ulang (Paired Sample t Test) menggunakan bantuan SPSS 23. Hasil analisis data uji-t amatan ulang (Paired Sample t Test) diperoleh nilai signifikansi probability sebesar (0.000) baik kaki kanan maupun kaki kiri lebih kecil dari taraf signifikansi (0.05). Jadi dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh latihan squat dan lunges terhadap kecepatan tendangan depan kaki kanan dan kaki kiri siswa PSHT UM dengan persentase peningkatan sebesar 22.34% untuk kaki kanan dan 24.09% untuk kaki kiri. Saran yang dapat diberikan kepada penelitian selanjutnya diharapkan penelitian ini dapat dikembangkan kembali menjadi sebuah model latihan yang lebih efektif dan efisien serta menjadi bahan acuan untuk pembuatan model latihan yang lebih variatif.