Tugas Akhir
Penerapan strategi IMC (Integrated Marketing Communication) dalam meningkatkan jumlah pemasang iklan di Radio Republik Indonesia Malang / Mohammat Taufiqurrahman
Abstrak
v ABSTRAK Taufiqurrahman Mohammat. 2018. Penerapan Strategi IMC (Integrated Marketing Communications) Dalam Meningkatkan Jumlah Pemasang Iklan Di Radio Republik Indonesia Malang. Tugas Akhir Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Titis Shinta Dhewi S.P. M.M. Kata Kunci Strategi Integrated Marketing Communications (IMC) Radio Republik Indonesia Malang Integrated Marketing Communications atau disingkat IMC adalah salah satu strategi yang dapat digunakan dalam kegiatan pemasaran sebagai sarana dimana perusahaan berusaha menginformasikan membujuk dan mengingatkan konsumen secara langsung maupun tidak langsung tentang produk dan merek yang dijual. Strategi IMC digunakan untuk Radio Republik Indonesia Malang untuk memperoleh pemasang iklan. Tujuan laporan Tugas Akhir ini diantaranya untuk mengetahui implementasi strategi komunikasi pemasaran pada Radio Republik Indonesia mendeskripsikan masalah yang dihadapi Radio Republik Indonesia terkait dengan penerapan komunikasi pemasaran dalam meningkatkan jumlah pengiklan mendeskripsikan alternatif pemecahan masalah yang dihadapi Radio Republik Indonesia terkait dengan penerapan komunikasi pemasaran dalam meningkatkan jumlah pengiklan. Hasil dari laporan Tugas Akhir ini diantara dapat diketahui bahwa kurangnya eksistensi dari Radio Republik Indonesia Malang di masyarakat Malang sendiri. Hal ini dikarenakan kurang maksimalnya proses promosi yang dilakukan RRI Malang daripada radio swasta yang semakin kesini semakin sering mempromosikan radionya kemudian kurangnya fleksibilitas RRI Malang dalam melakukan penawaran dikarenakan aturan UU Nomor 5 Tahun 2015 tentang Jenis Dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia . Adanya aturan tersebut membuat RRI mengalami kesulitan dalam hal penawaran iklan karena tidak semua pelaku usaha maupun organisasi yang ingin mempromosikan kegiatannya setuju dengan kesepakatan harga dan fasilitas yang ditawarkan oleh RRI. Sehingga jumlah pengiklan di RRI masih relatif sedikit dan kurang beragam. Serta kurang optimalnya penggunaan media sosial yang dilakukan oleh RRI Malang sebagai alat pendukung dari proses penawaran untuk meningkatkan jumlah pendapatan RRI Malang.