Tugas Akhir
Metode pelaksanaan pemadatan tanah dengan menggunakan sheepfoot dibandingkan dengan menggunakan roller pada proyek pembangunan jalan tol KLBM Seksi A / Mochamad Yanuar Rachmadi
Abstrak
ABSTRAK Rachmadi Mochamad Yanuar. 2018. Metode Pelaksanaan Pemadatan Tanah dengan Menggunakan Sheep Foot Dibandingkan dengan Menggunakan Roller pada Proyek Pembangunan Jalan Tol KLBM (Krian-Bunder- Legundi-Manyar) Seksi A. Proyek Akhir Program Studi D3 Teknik Sipil dan Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang Pembimbing Drs. I Made Oka Mulja S.Pd. Kata Kunci Pemadatan Tanah Sheepfoot Roller Vibratory Roller. Jalan tol merupakan salah satu alternatif yang digunakan untuk mengatasi kemacetan dan kepadatan kendaraan pada ruas jalan. Jalan tol diselenggarakan dengan maksud untuk mempercepat pewujudan jaringan jalan dengan sebagian atau seluruh pendanaan berasal dari pengguna jalan untuk meringankan beban pemerintah. Proyek pembangunan jalan tol semakin ditingkatkan guna mengimbangi pergerakan masyarakat yang selalu mengalami perpindahan dari satu tempat ke tempat lain. Langkah nyata yang dilakukan pemerintah saat ini adalah dengan menjalankan program pembangunan tol. Dalam pembahasan kali ini mengulas tentang pelaksanaan pekerjaan timbunan dan pemadatan tanah pada proyek pembangunan jalan tol KLBM (Krian-Legundi-Bunder-Manyar) dengan PT Waskita Bumi Wira sebagai pemilik proyek PT Waskita Karya selaku kontrakor pelaksana dan PT Inti Eka Fajar Konsultan sebagai konsultas perencana serta PT Aria Jasa Reksatama sebagai konsultas pengawas yang berlokasi pada Jl. Bypass Krian No. 46 Balongbendo Sidoarjo. Yang akan dibahas disini adalah tentang pelaksanaan pekerjaan pada seksi A yang masuk dalam wilayah Kecamatan Krian Sidoarjo dan Legundi Gresik. Proses konstruksi yang ditinjau adalah pekerjaan pemadatan tanah. Menentukan alat yang paling efisien untuk digunakan dalam pemadatan tanah adalah sangat penting masing-masing tipe peralatan ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan peralatan bisa dilakukan menyesuaikan dengan medan kondisi tanah yang hendak dipadatkan dan tentunya anggaran yang telah direncanakan. Pemadatan dapat dilakukan dengan memberikan getaran atau menggunakan vibrator roller khususnya pada pada partikel-partikel yang kering dan seragam. Sedangkan pada jenis material yang liat dan banyak mengandung air pemadatan dilakukan dengan memberikan tekanan diatasnya atau dengan menggunakan sheepfoot roller dan sebagainya. Serta pada kebanyakan tanah yang mengandung partikel halus dan sedikit lembab pemadatan dilakukan dengan memberikan tekanan dengan berat yang tetap (static weight) getaran (vibrating) atau kedua alat tersebut.