Skripsi
Perubahan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat Desa Karang Rejo Kecamatan Garum Kabupaten Blitar pasca erupsi gunung Kelud tahun 2014 / Burhanudin Nurdiyansah
Abstrak
Abstrak Nurdiyansah Burhanudin. 2018. Perubahan Sosial Ekonomi dan Kebudayaan Masyarakat Desa Karangrejo Kecamatan Garum Kabupaten Blitar Pasca Erupsi Gunung Kelud Tahun 2014. Skripsi. Jurusan Sosiologi. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Irawan M. Hum. Kata kunci Perubahan Sosial Ekonomi dan Kebudayaan Skripsi ini membahas tentang perubahan sosial ekonomi dan budaya yang terjadi pada masyarakat Desa Karangrejo Kecamatan Garum Kabupaten Blitar. Adapun latar belakang dilakukan penelitian ini adalah terjadinya erupsi Gunung Kelud yang membawa dampak perubahan pada bidang sosial ekonomi dan budaya masyarakat sekitar. Diantara dampak tersebut adalah melimpahnya material pasir yang ada di Sungai Kali Putih Desa Karangrejo. Sehingga membuka lapangan kerja baru disektor tambang. Perubahan ekonomi masyarakat tersebut menimbulkan perubahan dibidang lain diantaranya perubahan sosial dan budaya masyarakat sekitar. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan rumusan masalah diantaranya (1) Bagaimana bentuk perubahan sosial masyarakat sekitar lokasi penambangan pasir di Desa Karangrejo setelah erupsi Gunung Kelud tahun 2014. (2) Bagaimana perubahan ekonomi masyarakat sekitar penambangan pasir di Desa Karang Rejo setelah erupsi Gunung Kelud tahun 2014. (3) Bagaimana pengaruh kegiatan penambangan pasir bagi kebudayaan masyarakat Desa Karangrejo setelah erupsi Gunung Kelud tahun 2014. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terjadi perubahan sosial pada masyarakat Desa Karangrejo. Diantara perubahan sosial tersebut adalah meningkatnya solidaritas masyarakat. Hal ini dikarenakan seringnya mereka bertemu dan berkumpul dalam lingkungan kerja. (2) Terjadinya perubahan ekonomi masyarakat. Diantaranya semakin meningkatnya pendapatan masyarakat karena terdapat lapangan pekerjaan baru yang menjanjikan seperti menjadi penambang pasir pedagang warung pengelola pertambangan pemerbaik jalan dan jasa cuci truk/motor. (3) Adanya aktivitas pertambangan memberikan pengaruh terhadap kebudayaan masyarakat seperti acara bersih desa yang pelaksanaannya semakin meriah karena alokasi dana yang bersumber dari pengelola pertambangan.