Skripsi
Analisis efisiensi teknis usaha tani kubis di Desa Belung, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang dengan pendekatan SFA ( Stochastic Frontier Analysis) / Hasna Rosyida Afnan
Abstrak
ABSTRAK Afnan Hasna R. 2018. Analisis Efisiensi Teknis Usaha Tani Kubis Di Desa Belung Kecamatan Poncokusumo Kota Malang Dengan Pendekatan SFA (Stochastic Frontier Analysis). Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Hadi Sumarsono S.T M.Si. Kata kunci Efisiensi Teknis Analisis Stochastic Frontier Usaha Tani Kubis Kubis merupakan sayuran yang banyak dikonsumsi masyarakat di seluruh Indonesia dan masih masuk menjadi komoditas unggulan sayuran semusim Indonesia. Desa Belung Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang memiliki produktivitas kubis terbesar di Kabupaten Malang dan salah satu rujukan kawasan pengembangan kubis di Jawa Timur. Namun usaha tani kubis masih memiliki resiko produksi yang banyak dikhawatirkan oleh petani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor produksi yang memengaruhi produksi kubis dan tingkat efisiensi teknis usaha tani kubis menggunakan frontier analisis. Analisis efisiensi ini bertujuan untuk membuat petani di Belung. Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang dapat mengetahui dosis yang tepat dalam melakukan usaha tani kubis sehingga output yang diperoleh dapat hasil yang maksimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan alat analisis yang digunakan adalah Stochastic Frontier Analysis (SFA). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 69 petani kubis. Hasilnya menunjukkan bahwa faktor luas lahan jumlah bibit dan tenaga kerja berpengaruh terhadap produksi kubis dan efisiensi teknis pertanian kubis adalah 75 6 persen. Hasil ini masuk dalam kategori nilai efisiensi yang tinggi. Dengan nilai tersebut artinya efisiensi teknis penggunaan input faktor produksi belum digunakan efisien atau maksimal di mana nilainya masih dapat ditingkatkan apabila pihak petani menggunakan faktor produksi dengan jumlah yang tepat. Faktor usia lama bertani pendidikan dan tanggungan keluarga adalah faktor sosial yang dianalisis tidak berpengaruh tehadap efisiensi teknis usaha tani.