Skripsi
Analisis pengelolaan dan strategi pengembangan industri kecil kerajinan genteng dalam upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja (studi kasus: perusahaan genteng Super Sonic di Desa Mangliawan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang) / Devi Juwita Sari
Abstrak
i RINGKASAN Sari Devi Juwita. 2018. Analisis Pengelolaan dan Strategi Pengembangan Industri Kecil Kerajinan Genteng dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Pekerja (Studi Kasus Perusahaan Genteng Super Sonic di Desa Mangliawan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang). Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Nasikh S.E. M.P. M.Pd Kata Kunci Pengelolaan Pengembangan Industri Genteng Kesejahteraan Pekerja. Saat ini industri kerajinan genteng mengalami penurunan jumlah usaha yang disebabkan oleh ketatnya persaingan usaha. Seperti pada industri genteng di Desa Mangliawan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Untuk itu perlu adanya pengelolaan dan strategi pengembangan yang tepat untuk menghadapi persaingan usaha. Industri genteng Super Sonic merupakan salah satu industri genteng yang mampu bertahan hingga saat ini dan industri genteng terbesar di Desa Mangliawan sehingga dianggap lebih berpengaruh besar terhadap kesejahteraan pekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengelolaan dan strategi pengembangan yang dilakukan industri genteng Super Sonic serta keterkaitannya dengan kesejahteraan pekerja pada industri tersebut. Metode analisis yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Alat analisis data yang digunakan yaitu fungsi Planning Organizing Actuating dan Controlling untuk menganalisis pengelolaan industri. Selain itu untuk menganalisis strategi pengembangan industri terdapat dua tahap yaitu tahap masukan dan tahap pencocokan. Pada tahap masukan menggunakan matriks Internal Factors Analysis Strategic (IFAS) dan matriks Eksternal Factors Analysis Strategic (EFAS). Lalu tahap pencocokan menggunakan matriks SWOT (Strength Weakness Opportunity dan Threat) dan matriks IE (Internal-Eksternal). Sebandingkan indikator BPS digunakan untuk mengukur tingkat kesejahteraan pekerja sesudah dan sebelum bekerja di industri genteng Super Sonic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pada industri genteng Super Sonic belum optimal dan strategi pengembangan belum terencana dengan baik sehingga industri tersebut belum mampu meningkatkan kesejahteraan karyawan secara signifikan yaitu hanya sekitar 36% saja karyawan yang mengalami peningkatan kesejahteraan. Untuk itu perlu adanya strategi pengembangan industri guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terserap dalam industri tersebut yaitu dengan analisis SWOT dan matriks IE dengan hasil kekuatan industri sebesar 1 75 kelemahan sebesar 1 24 peluang sebesar 1 50 dan ancaman sebesar 1 76. Maka perumusan strategi pengembangan yang tepat adalah dengan menerapkan strategi ST (Strengths-Threats) yaitu dengan meningkatkan pangsa pasar dan meningkatkan keunggulan produk.