UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap burnout melalui stres kerja pada karyawan call center 147 PT. Infomedia Solusi Humanika Telkom Blimbing Malang / Rhisma Shafira Puspa Sandra

Sandra, Rhisma Shafira Puspa - Nama Orang;

Abstrak
i ABSTRAK Sandra Rhisma Shafira Puspa. 2019. Pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Burnout melalui Stres Kerja pada Karyawan Call Center 147 PT. Infomedia Solusi Humanika Telkom Blimbing Malang. Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Prof. Dr. Budi Eko Soetjipto M.Ed. M.Si. Kata Kunci Beban Kerja Lingkungan Kerja Stres Kerja dan Burnout Karyawan merupakan salah satu sumber daya utama yang berperan penting dalam suatu perusahaan untuk membantu perusahaan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Karyawan sering merasakan kelelahan pada saat bekerja. Perusahaan perlu memperhatikan hal tersebut dan mengidentifikasi penyebab terjadinya kelelahan. Faktor-faktor yang menyebabkan kelelahan diantaranya adalah beban kerja yang diberikan berlebih lingkungan kerja yang tidak mendukung dan stres kerja yang dirasakan oleh karyawan. Apabila karyawan merasakan kelelahan pada saat bekerja maka akan menurunkan semangat kerja karyawan yang berimbas pada berkurangnya produktivitas karyawan. Berkaitan dengan hal itu maka diperlukan pembahasan mengenai kelelahan (burnout). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan variabel yang digunakan adalah beban kerja (X1) lingkungan kerja (X2) stres kerja (Z) dan burnout (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Call Center 147 PT. Infomedia Solusi Humanika. Sampel pada penelitian ini berjumlah 137 orang dengan teknik sampling yaitu proportionate random sampling. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dengan instrumen berupa kuesioner kemudian diolah menggunakan program SPSS 16.0 for Windows. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan beban kerja terhadap burnout dengan nilai koefisien beta sebesar ( ) 0.438 (2) terdapat pengaruh negatif dan signifikan lingkungan kerja terhadap burnout dengan nilai koefisien beta sebesar (-) 0.245 (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan stres kerja terhadap burnout dengan nilai koefisien beta sebesar ( ) 0.144 (4) terdapat pengaruh positif dan signifikan beban kerja terhadap burnout dengan nilai koefisien beta sebesar ( ) 0.547 dan (5) lingkungan kerja tidak berpengaruh terhadap burnout. Hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa pertama kondisi beban kerja karyawan tergolong tinggi sehingga membuat karyawan merasa terbebani dengan hal tersebut. Kedua lingkungan kerja yang ada di perusahaan sudah baik sehingga dapat menunjang aktivitas karyawan dalam bekerja. Ketiga stres kerja yang dirasakan oleh karyawan di perusahaan cukup tinggi sehingga dapat mengurangi konsentrasi dan menurunkan produktivitas kerja karyawan. Keempat kelelahan yang dirasakan karyawan tergolong cukup tinggi yang diakibatkan oleh beban kerja yang diemban karyawan terlalu tinggi sehingga karyawan mudah merasakan kelelahan kerja. i ii Saran yang dapat diberikan berkaitan dengan temuan adalah (1) Perusahaan sebaiknya menetapkan kebijakan penetapan target secara berkala bagi karyawan baru agar karyawan tidak merasa tertekan dengan beban kerja yang dianggap mereka berlebihan serta perusahaan dapat meningkatkan pelatihan pada karyawan baru agar kompetensi karyawan seimbang dengan target yang diberikan (2) perusahaan sebaiknya mampu untuk tetap mempertahankan serta meningkatkan kondisi perusahaan yang lebih berkualitas agar karyawan tetap nyaman dan tenang dalam bekerja sehingga akan meningkatkan produktivitas karyawan (3) perusahaan sebaiknya lebih membuka peluang dan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengembangkan karir mereka agar mereka bisa berusaha mencapai hasil yang jauh lebih baik lagi kedepannya serta perusahaan sebaiknya bisa membagi pekerjaan secara adil sehingga dalam hal perjalanan bisnis bisa dilakukan semua karyawan dengan bergantian tidak hanya karyawan tertentu saja (4) perusahaan sebaiknya mengurangi tingkat stres karyawan dengan memperhatikan sistem waktu kerja dan menyediakan fasilitas tambahan seperti ruang istirahat agar karyawan bisa lebih rileks pada saat kembali bekerja. Sedangkan bagi peneliti yang akan datang disarankan untuk mengembangkan penelitiannya tidak hanya berfokus pada pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Burnout saja namun dengan variabel yang lainnya serta untuk penggunaan instrumen penelitian sebaiknya mencari jurnal pendukung yang relevan sehingga sesuai dengan variabel yang diteliti.


Informasi Detail
DDC
Rs 331.256 SAN p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Manajemen, 2019.
Deskripsi Fisik
xi, 176 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01866/KI/19
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2019
Subjek
1. KERJA, KELELAHAN
2. STRES KERJA
3. JOB BURNOUT

Pembimbing
1. Budi Eko Soetjipto
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik