Skripsi
Proyeksi kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah menengah atas negeri di Kabupaten Bangkalan tahun 2020-2024 / Ummul Quro
Abstrak
ABSTRAK Quro Ummul. 2019. Proyeksi Kebutuhan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas Negeri di Kabupaten Bangkalan Tahun 2020 2024. Skripsi Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H. Ahmad Yusuf Sobri S.Sos. M.Pd (II) Desi Eri Kusumaningrum M.Pd. Kata Kunci proyeksi siswa pendidik dan tenaga kependidikan. Dunia pendidikan sering menghadapi masalah salah satunya kekurangan guru dan tenaga kependidikan. sebaliknya di masyarakat banyak lulusan kependidikan yang masih menganggur. Penempatan guru bantu sering tidak cocok dengan latar belakang pendidikannya. Seorang pendidik harus mempunyai kompetensi dan abstraksi yang bagus untuk memberikan hasil yang terbaik kepada peserta didik karena semua yang dilakukan dan dilihat oleh anak akan memberikan dampak tidak langsung pada tingkah langu dan kemampuan anak tersebut. Selain pendidik tenaga kependidikan wajib memberikan pelayanan prima kepada siapa saja yang membutuhkan layanan administrasi di sekolah dengan adanya pelayanan yang baik dan cepat proses belajar mengajar di sekolah akan lancar dan akan memberikan dampak positif kepada orang tua dan masyarakat. Untuk kasus di Kabupaten Bangkalan yang menjadi fokus penelitian ini hal tersebut berdasarkan data dari Cabang Dinas Kabupaten Bangkalan yang bahwasannya pada Sekolah Menengah Atas Negeri masih terdapat kekosongan jabatan seperti tidak adanya Kepala Tata Usaha laboran bidang manajemen pendidikan bahkan sampai pendidik yang merangkap 2 mata pelajaran dikarenakan kekurangan guru pada sekolaj tersebut. Oleh karena itu di butuhkan proyeksi atau perkiraan kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan untuk mendidik siswa dan melayani warga sekolah alumni maupun masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) jumlah kebutuhan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri di Kabupaten Bangkalan dari tahun 2020 sampai dengan 2024 (2) jumlah kebutuhan rombongan belajar Sekolah Menengah Atas Negeri di Kabupaten Bangkalan dari tahun 2020 sampai dengan 2024 dan (3) menggambarkan proyeksi kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas Negeri di Kabupaten Bangkalan tahun 2020 sampai dengan 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif untuk memproyeksikan kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas Negeri di Kabupaten Bangkalan selama lima tahun mendatang. Peneliti memperoleh data dari Cabang Dinas Kabupaten Bangkalan dan Data Pokok Pendidikan Dasar dan Menengah. Teknik analisis data yang digunakan peneliti adalah trend method yakni menggunakan rumus trend parabola dan trend linear. Penyelesaian pengolahan data menggunakan Microsoft Office Excel 2010. Berdasarkan hasil analisis data dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa SMAN di Kabupaten Bangkalan Tahun 2020 sebanyak 6.742 orang siswa pada tahun 2021 sejumlah 6.440 orang siswa pada tahun 2022 sejumlah 6.096 orang siswa pada tahun 2023 sejumlah 5.711 orang siswa dan pada tahun 2024 sejumlah 5.283 orang siswa. sedangkan dengan rombongan belajar pada tahun 2020 sejumlah 227 rombel pada tahun 2021 sejumlah 224 rombel pada tahun 2022 sejumlah 220 rombel pada tahun 2023 sejumlah 216 rombel dan pada tahun 2024 sejumlah 211 rombel. Jumlah proyeksi pendidik pada tahun 2020 sejumlah 420 orang pada tahun 2021 sejumlah 412 orang pada tahun 2022 sejumlah 401 orang pada tahun 2023 sejumlah 389 orang dan pada tahun 2024 sejumlah 375 orang. Sedangkan jumlah tenaga kependidikan SMAN di Kabupaten Bangkalan pada tahun 2020 sejumlah 144 orang pada tahun 2021 sejumlah 148 orang pada tahun 2022 sejumlah 154 orang pada tahun 2023 sejumlah 160 orang dan pada tahun 2024 sejumlah 168 orang. Berdasarkan hasil penelitian ini maka disarankan kepada (1) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur data jumlah pendidik dan tenaga kependidikan SMAN di Kabupaten Bangkalan masih terjadi kekurangan tenaga kerja data hasil penelitian ini diharapkan lebih memperhatikan daerah yang masih kekurangan jumlah tenaga pengajar di lembaga pendidikan serta diharapkan dapat memberi solusi untuk pemerataan pendidik dan tenaga kependidikan di daerah terpencil khususnya di Kabupaten Bangkalan (2) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bangkalan adanya hasil penelitian ini diharapkan dapat bekerjasama dengan Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri di Kabupaten Bangkalan dalam hal pemerataan dan pemenuhan kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan SMAN di Kabupaten Bangkalan yang masih kekurangan tenaga pengajar serta sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan setiap sekolah (3) Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri se-Kabupaten Bangkalan hasil penelitian ini diharapkan lebih memperhatikan kondisi tenaga kerja di sekolah masing-masing perlunya peningkatan perencanaan dan penataan baik pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah agar tidak terjadi kekosongan jabatan. Kebutuhan PTK di lingkungan sekolah disesuaikan dengan jumlah siswa yang ada (4) Mahasiswa Jurusan Administrasi Pendidikan penelitian ini berkaitan dengan materi matakuliah perencanaan pendidikan dan manajemen sumber daya manusia. Disarankan kepada mahasiswa administrasi pendidikan untuk melakukan latihan analisis kebutuhan tenaga kerja didalam perkuliahan terkait supaya memperkaya informasi dan pengetahuan dalam merencanakan tenaga kerja di suatu lembaga pendidikan dan (5) Peneliti lain diharapkan dapat melanjutkan penelitian lainnya pada berbagai aspek yang belum terungkap tentang perbandingan rasio guru bidang studi dan beban kerja tenaga administrasi sekolah. Supaya memperkaya pengetahuan dan wawasan di suatu daerah yang akan diteliti nantinya.