Skripsi
Analisis fasilitas dan pengelolaan perpustakaan sekolah di SDN Bunulrejo 1 Malang / Ranggi Yanuar Raharjo
Abstrak
vi RINGKASAN Raharjo Ranggi Yanuar. 2019. Analisis Fasilitas dan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah di SDN Bunulrejo 1 Malang. Skripsi Program studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Siti Umayaroh S.Pd M.Pd. (II) Drs. Syaiful Imam S.Pd M.Pd. Kata Kunci Fasilitas Perpustakaan Pengelolaan Sekolah Dasar Perpustakaan merupakan salah satu fasilitas yang harus dimiliki setiap sekolah yang berguna sebagai sumber belajar utama siswa. Perpustakaan sebagai sumber belajar utama harus memiliki fasilitas dan pengelolaan yang baik. Pemerintah telah mengeluarkan peraturan tentang fasilitas dan pengelolaan perpustakaan yang terdapat pada Standar Nasional Perpustakaan (SNP) dan buku panduan kerja tenaga perpustakaan. Peraturan tersebut digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan perpustakaan ideal di setiap sekolah di Indonesia. Oleh karena itu perpustakaan yang ideal akan dapat memberikan pelayanan perpustakaan yang maksimal sehingga perpustakaan sekolah dapat lebih bermanfaat bagi siswa maupun guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fasilitas perpustakaan sekolah di SDN Bunulrejo 1 Malang dan mendeskripsikan pengelolaan perpustakaan di SDN Bunulrejo 1 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi wawancara angket dan dokumentasi. Data yang terkait dengan penelitian ini meliputi data fasilitas perpustakaan dan pengelolaan perpustakaan. Data tersebut bersumber dari pustakawan guru dan kepala sekolah. Data yang telah diperoleh tersebut kemudian diuji keabsahannya menggunakan triangulasi. Hasil penelitian yang dilakukan di SDN Bunulrejo 1 Malang menunjukan bahwa fasilitas perpustakaan masih belum memenuhi standar yang telah ditetapkan. Kondisi gedung atau ruang perpustakaan masih sangat terbatas dan masih terdapat beberapa fasilitas perpustakaan yang belum dimiliki seperti rak majalah rak surat kabar papan pengumuman majalah dinding kursi baca dan beberapa koleksi pustaka yang berupa majalah atau surat kabar yang harus diperbaharui setiap hari. Pada pengelolaan perpustakaan masih belum terlaksananya katalogisasi dan layanan sirkulasi yang berupa layanan peminjaman dan pengembalian koleksi bahan pustaka. Oleh karena itu peneliti menyarankan agar sekolah melakukan pengadaan fasilitas perpustakan yang masih belum dimiliki. Selain itu pustakawan juga harus segera melaksanakan layanan sirkulasi dan katalogisasi koleksi bahan pustaka agar pemanfaatan perpustakaan dapat lebih optimal. vii