Skripsi
Pelaksanaan penguatan pendidikan karakter melalui budaya sekolah di SDN Kotalama 4 Kota Malang / Irma Nadia
Abstrak
vi RINGKASAN Nadia Irma. 2019. Pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Budaya Sekolah di SDN Kotalama 4 Kota Malang. Skripsi. Pendidikan Guru Sekolah Dasar Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing (I) Prof. Dr. Sa dun Akbar M.Pd. (II) Dra. Sukamti M.Pd. Kata Kunci Penguatan Pendidikan Karakter Budaya Sekolah Tujuan penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan pelaksanaan penguatan pendidikan karakter melalui budaya sekolah yang meliputi pembiasaan rutin pembiasaan spontan pembiasaan keteladanan dan pembiasaan terprogram (2) mendeskripsikan nilai-nilai karakter yang tampak dalam budaya sekolah yang meliputi pembiasaan rutin pembiasaan spontan pembiasaan keteladanan dan pembiasaan terprogram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus. Peneliti berperan sebagai instrumen kunci untuk mengumpulkan data-data yang diperoleh dilapangan. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah guru kelas guru agama dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan setelah mendapatkan beberapa data melalui berbagai sumber. Analisi data dalam penelitian ini menggunakan tahap pengumpulan data reduksi data penyajian data dan pemaparan serta penegasan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan penguatan pendidikan karakter melalui budaya sekolah yang dilaksanakan di SDN Kotalama 4 Kota Malang yakni melalui pembiasaan rutin pembiasaan spontan pembiasaan keteladanan dan pembiasaan terprogram. (1) Pembiasaan rutin seperti berjabat tangan pagi dan sepulang sekolah upacara bendera hari Senin membaca do a asmaul husna dan surat pendek literasi menyanyikan lagu wajib nasional berbaris sebelum memasuki kelas piket kelas senam infaq hari Jum at solat dhuhur berjamaah dan Jum at bersih. (2) Pembiasaan spontan seperti makan sambil duduk membuang sampah di tempat sampah sesuai dengan jenisnya dan antri. (3) Pembiasaan keteladanan seperti menggunakan bahasa yang baik berpakaian rapi dan tidak datang telambat. (4) Pembiasaan terprogram seperti memperingati hari kemerdekaan Indonesia memperingati hari raya Idul Adha program screening oleh Puskesmas. Kesimpulan penelitian ini yaitu pelaksanaan penguatan pendidikan karakter melalui budaya sekolah seperti pembiasaan rutin pembiasaan spontan pembiasaan keteladanan dan pembiasaan terprogram dapat memunculkan karakter religius nasionalis mandiri gotong royong dan integritas. Untuk karakter yang belum muncul pada siswa hendaknya sekolah membuat program yang dapat menumbuhkan karakter tersebut.