UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Eksplorasi kandungan senyawa aktif dan aspek farmakologi ekstrak metanol Pteris linearis Poir / Zauhara Faiqohtun Wuriana

Wuriana, Zauhara Faiqohtun - Nama Orang;

Abstrak
v RINGKASAN Wuriana Z. F. 2019. Eksplorasi Kandungan Senyawa Aktif dan Aspek Farmakologi Ekstrak Metanol Pteris linearis Poir. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang Pembimbing (I) Dr. Betty Lukiati M.S. (II) Dra. Eko Sri Sulasmi M.S Kata Kunci Senyawa Aktif Aspek Farmakologi Pteris linearis Poir Pteris linearis Poir merupakan tumbuhan paku yang banyak ditemukan di Taman Nasional Baluran tepatnya disepanjang tepi aliran sungai. Tumbuhan ini mengandung senyawa aktif yang berpotensi di bidang farmakologi dan industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor kandungan senyawa aktif dan aspek farmakologi yang meliputi aktivitas antioksidan dan antibakteri pada ekstrak metanol Pteris linearis Poir. Jenis penelitian yaitu deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantiatif dan kualitatif serta eksperimen. Penelitian deskriptif eksploratif meliputi eksplorasi senyawa aktif baik secara kualitatif dan kuantitatif serta uji aktivitas antioksidan pada ental dan rhizoma Pteris linearis Poir sedangkan secara eksperimen dengan melakukan pengujian aktivitas antibakteri. Eksplorasi senyawa aktif dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Secara kualitatif menggunakan metode skrining fitokimia untuk mendeteksi adanya senyawa alkaloid terpenoid polifenol dan flavonoid. Secara kuantitatif dengan metode spektrofotometri (1) menghitung kadar total fenol menggunakan asam galat sebagai larutan standarnya (2) menghitung kadar total flavonoid menggunakan quercetine sebagai larutan standarnya. Pengujian aktivitas antioksidan ekstrak metanol ental dan rhizoma dengan DPPH (1 1 difenil-2-pikrilhidrazil anhidrat) sebagai senyawa radikal diukur absorbansinya menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 517 nm dan diplotkan ke kurva standar untuk menentukan nilai IC50. Pengujian aspek farmakologi selanjutnya adalah. antibakteri dengan metode dilusi cair dan agar. Parameter uji ini adalah Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM). Rancangan penelitian ini dengan mengunakan Rancangan Acak Lengkap menggunakan 3 ulangan dan 7 perlakuan yaitu kontrol negatif 65.000 956 g/ml 125.000 956 g/ml 250.000 956 g/ml 500.000 956 g/ml 1.000.000 956 g/ml dan kontrol positif dengan kloramfenikol 30 956 g/ml dianalisis menggunakan analisis varian tunggal untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Jika hipotesis penelitian diterima maka dilanjutkan uji beda nyata terkecil (BNT) dengan taraf 1%. Penelitian dilakukan di Laboratorium Materia Medica Batu dan Laboratorium Biologi yaitu Sub-Laboratorium Fisiologi dan Sub-Laboratorium Mikrobiologi Universitas Negeri Malang. Hasil penelitian eksplorasi ekstrak metanol ental mengandung senyawa polifenol alkaloid flavonoid dan terpenoid. Kadar total fenol 29 81% EAG dan total flavonoid 26 3% EQ. Ekstrak metanol rhizoma mengandung senyawa polifenol dan alkaloid. Kadar total fenol 15 09% EAG dan total flavonoid tidak terdeteksi Hasil penelitian aspek farmakologi ekstrak metanol ental memiliki nilai IC50 191 67 956 g/ml yang tergolong antioksidan dengan kekuatan sedang sedangkan aktivitas antibakterinya memiliki nilai KHM dan KBM pada konsentrasi 500.000 956 g/ml terhadap pertumbuhan S.aureus. Ekstrak metanol rhizoma memiliki nilai IC50 230 03 956 g/ml yang tergolong antioksidan dengan kekuatan lemah sedangkan aktivitas antibakterinya vi memiliki nilai KHM pada konsentrasi 500.000 956 g/ml dan KBM pada konsentrasi 1.000.000 956 g/ml terhadap pertumbuhan S.aureus. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ekstrak metanol Pteris linearis Poir berpotensi dalam aspek farmakologi sebagai antioksidan dan antibakteri. Berdasarkan keefektifannya ekstrak metanol ental lebih efektif dibanding rhizoma.


Informasi Detail
DDC
Rs 572.757 WUR e
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2019.
Deskripsi Fisik
xiii, 66 lembar : ill. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01940/KI/19
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2019
Subjek
1. ENZIM
2. ENZYME

Pembimbing
1. Betty Lukiati ; 2. Eko Sri Sulasmi
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik