UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Survei kadar Circulating Endothelial Cells (CEC) pada atlet karate Kota Malang / Bayu Andhika Prasetyo

Prasetyo, Bayu Andhika - Nama Orang;

Abstrak
v RINGKASAN Prasetyo Bayu Andhika. 2018. Survei Kadar Circulating Endothelial Cells (CEC) Pada Atlet Karate Kota Malang. Skripsi Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) dr. Rias Gesang Kinanti. (II) Olivia Andiana S.Or M.Kes. Kata Kunci CEC atlet karate dan darah Kerusakan sel-sel endothelial akan mengganggu fungsi pembuluh darah. Gangguan fungsi pembuluh darah merupakan awal penyakit kardiovaskular. Beberapa penyakit kardiovaskular yang dapat timbul akibat gangguan fungsi pembuluh darah yaitu infark miokard critical limb ischemia stroke gagal ginjal aterosklerosis dan penyakit degenerative lainnya. Faktor-faktor penyebab gangguan kardiovaskular di antaranya inflamasi konsumsi obat-obatan yang berlebihan konsumsi alkohol tekanan darah tinggi kolesterol trauma dan pola diet yang tidak sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar Circulating Endothelial Cells (CEC) dalam darah pada Atlet Karate Kota Malang . Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dan kualitatif.Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah 10 Atlet Karate Kota Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner dan tes. Penggunaan kuisioner untuk mengetahui aktivitas fisik sehari-hari umur status gizi kebiasaan merokok dan rutinitas latihan. Analisis data dalam penelitian menggunakan uji statistik deskriptif kuantitatif dengan persentase. Peningkatan kadar CEC juga signifikan di pengaruhi oleh tingkat frekuensi latihan. Latihan yang tidak teratur dan frekuensi latihan yang tidak tepat menyebabkan proses adaptasi tubuh yang tidak sempurna. Proses adaptasi yang tidak sempurna menyebabkan tidak terjadinya mekanisme coping dan stressor akan mengganggu proses homeostatis dalam tubuh. Latihan tidak teratur dapat meningkatkan respon akut yang dapat meningkatkan produksi radikal bebas. Latihan yang dilakukan tidak teratur menyebabkan peningkatan oksidan yang lebih besar daripada antioksidannya sehingga terjadi peningkatan stres oksidatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan Kadar Circulating Endothelial Cells (CEC) pada atlet karate kota Malang memiliki nilai rata-rata baik kadar CEC normal yaitu 11 461% (ng/ml) berdasarkan parameter 0 12 17 7% (ng/ml)


Informasi Detail
DDC
Rs 796.815307 PRA s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Ilmu Keolahragaan, 2018.
Deskripsi Fisik
vii, 46 lembar: ill., tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01930/KI/19
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2018
Subjek
1. KARATE - PEMBELAJARAN
2. KARATE - STUDY AND TEACHING

Pembimbing
1. Rias Gesang Kinanti; 2. Olivia Andiana
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik