Tugas Akhir
Penerapan strategi produk pada pabrik gula Kebon Agung Malang / Hanandayu Toriqul Lestari
Abstrak
ABSTRAK Lestari Hanandayu T. 2018. Penerapan Strategi Produk pada Pabrik Gula Kebon Agung Malang. Tugas Akhir Program Studi D-III Manajemen Pemasaran Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang Pembimbing Drs. H. Moh. Hari M.Si Kata Kunci Strategi Produk PG. Kebon Agung Malang Strategi adalah sebuah rencana yang sudah disusun untuk mencapai sebuah tujuan utama dan melalui pelaksanaan yang tepat dalam kurun waktu tertentu. Sedangkan produk adalah suatu barang atau jasa yang disediakan oleh perusahaan maupun produsen guna memenuhi kebutuhannya. Pada saat ini strategi produk termasuk kegiatan yang sangat penting bagi perusahaan karena kegiatan ini mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Semakin bagus kualitas produk yang dijual maka semakin bagus juga tingkat penjualan pada perusahaan tersebut. Upaya yang dilakukan PG. Kebon Agung Malang guna menaikkan penjualan pada perusahaan adalah dengan memaksimalkan strategi produk. Di jaman yang semakin maju membuat pesaing-pesasing baru juga mulai berdatangan. Untuk itu sangat perlu strategi produk agar produk yang dimiliki tetap bertahan di pasaran dan mampu bersaing dengan pesaing-pesaing baru maupun yang lama. Strategi produk yang digunakan Pabrik Gula Kebon Agung Malang antara lain yaitu dengan memaksimalkan kualitas produk karena dengan semakin tingginya kualitas yang dimiliki maka produk juga akan laku dengan harga tinggi di pasaran. Selain itu pemberian citra merk dan kemasan yang menarik juga dapat menarik minat konsumen. Masalah-masalah yang dihadapi Pabrik Gula Kebon Agung Malang dalam menerapkan strategi produknya antara lain adalah ketatnya persaingan harga dari pesaing lama maupun dari pesaing gula impor yang dapat membuat anjlok harga gula di pasaran. Selain itu juga karena banyaknya merk yang lebih dulu terkenal sehingga masyarakat cenderung memilih merk yang lebih terkenal. Agar strategi produk dapat berjalan dengan baik dan produk dapat bersaing di pasaran maka perlu adanya pengetatan pada saat proses produksi agar tetap menghasilkan produk yang berkualitas. Hal ini juga dapat menaikkan citra produk agar lebih dikenal masyarakat dan juga dengan melakukan pemaksimalan pada produk sampingan agar dapat menambah pemasukan pabrik.