Tugas Akhir
Metode pelaksanaan pekerjaan timbunan zona 1 STA 5-12 di pembangunan bendungan Tugu Kabupaten Trenggalek tahap 1 / Willy Prahara
Abstrak
i ABSTRAK Prahara Willy. 2019.Metode Pelaksanaan Pekerjaan Timbunan Zona 1 Sta 5 12 di Pembangunan Bendungan Tugu Kabupaten Trenggalek Tahap 1. Proyek Akhir Program Studi D3 Teknik Sipil dan Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang Pembimbing Drs. H. Sugiyanto S.T. M.T. Kata Kunci Metode Timbunan Zona1 Bendungan. Metode pelaksanaan Pekerjaan Timbunan Zona 1 pada Pembangunan Bendungan Tugu Kabupaten Trenggalek Tahap 1 dilakukan untuk mengetahui As bendungan dan memiliki fungsi lapisan kedap air. Guna melakukan pekerjaan timbunan zona 1 maka diperlukan bahan clay yang diambil borrow area yang sudah dilakukan uji laboratorium dan memerlukan alat alat berat yang sudah memenuhi spesifikasi atau standar operasional pelaksanaan agar didapatkan struktur lapisan kedap air pada bendungan Tugu Kabupaten Trenggalek guna mencegah terjadinya rembesan yang mana bisa menyebabkan bedungan mengalami kerusakan pada struktur bendungan. Berdasarkan uraian tersebut maka proyek akhir ini akan membahas tentang Metode pelaksanaan Pekerjaan Timbunan Zona 1 pada Pembangunan Bendungan Tugu Kabupaten Trenggalek Tahap 1. Tujuan Metode pelaksanaan Pekerjaan Timbunan Zona 1 pada Pembangunan Bendungan Tugu Kabupaten Trenggalek Tahap 1 ini adalah untuk mengetahui as bendungan dan sebagai struktur kedap air (zona 1) yang sesuai spesifikasi atau standar operasional pelaksanaan. Metode pelaksanaan menggunakan observasi dan pengamatan pekerjaan timbunan zona 1 untuk mengukur ketercapaian digunakan lima skala pengukuran dari masing-masing jenis kegiatan pelaksanaan timbunan zona 1. Hasil studi lapangan yaitu Metode pelaksanaan Pekerjaan Timbunan Zona 1 pada Pembangunan Bendungan Tugu Kabupaten Trenggalek Tahap 1 yaitu meliputi. Pekerjaan persiapan pekerjaan penghamparan pekerjaan pemdatan. Metode pelaksanaan Pekerjaan Timbunan Zona 1 pada Pembangunan Bendungan Tugu Kabupaten Trenggalek Tahap 1 dapat dikatan baik dan sesuai dengan spesifikasi atau srandar operasional pelaksanaan.