Skripsi
Beban kognitif intrinsik siswa kelas XI IPA 1 SMAN 1 Giri Banyuwangi tahun pelajaran 2018/2019 dalam menyelesaikan masalah matematika / Aulia Nadia Sari
Abstrak
ABSTRAK Sari Aulia Nadia. 2019. Beban Kognitif Intrinsik Siswa Kelas XI IPA 1 SMAN 1 Giri Banyuwangi Tahun Pelajaran 2018/2019 dalam Menyelesaikan Masalah Matematika. Skripsi. Program Studi S1 Pendidikan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Erry Hidayanto M.Si. Kata Kunci Beban kognitif intrinsik masalah matematika program linier Teori beban kognitif adalah suatu teori pembelajaran yang menggunakan struktur kognitif sebagai dasarnya. Teori beban kognitif membagi beban kognitif menjadi tiga yaitu beban kognitif intrinsic germane dan extraneous. Pembelajaran efektif dapat dicapai dengan mengacu pada teori beban kognitif untuk mendapatkan hasil belajar maksimal dan kemampuan pemecahan masalah yang baik. Pemecahan masalah merupakan inti dari pembelajaran matematika. Pembelajaran dan pemecahan masalah adalah dua hal yang berkorelasi karena pemecahan masalah sering diaplikasikan pada proses pembelajaran. Penyelesaian masalah melibatkan proses kognitif. Suatu materi menjadi faktor utama yang dapat menjadi pengaruh penting dalam pemecahan masalah. Dengan begitu faktor intrinsik menjadi perhatian penting dalam pemecahan masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan beban kognitif intrinsik siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Siswa yang menjadi subjek penelitian adalah 6 siswa kelas XI IPA 1 SMAN 1 Giri Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Untuk mencapai tujuan penelitian digunakan instrumen tes. Materi yang diujikan adalah program linier dan SPLDV. Dilakukan identifikasi kesalahan dan kesulitan subjektif untuk menentukan beban kognitif intrinsik siswa dalam menyelesaikan masalah matematika menggunakan instrumen tes tersebut. Kuesioner observasi dan wawancara digunakan sebagai instrumen pelengkap untuk mendapatkan informasi yang mendukung hasil penelitian. Hasil penelitian menyatakan bahwa siswa mengalami beban kognitif intrinsik dalam menyelesaikan masalah matematika. Beban kognitif intrinsik siswa diidentifikasi berdasarkan kesalahan dan kesulitan subjektif. Siswa kesulitan dalam memahami masalah ditandai dengan kesalahan dalam merepresentasikan informasi yang diketahui. Kesulitan dalam menentukan simbol matematika ditandai dengan ungkapan siswa pada hasil wawancara bahwa siswa kesulitan dalam menentukan simbol. Kesulitan dalam menentukan fungsi objektif ditandai dengan ungkapan siswa pada hasil wawancara bahwa siswa tidak mengetahui fungsi objektifnya siswa kesulitan dalam menentukan fungsi objektif. Kesulitan dalam menentukan model matematika ditandai dengan adanya beberapa kali coretan pada model matematika yang telah ditentukan. Kesulitan dalam menentukan persamaan garis ditandai dengan lembar jawaban yang tidak memuat persamaan garis. Kesulitan dalam menggambar grafik ditandai dengan lembar jawaban yang tidak memuat gambar grafik dan kesulitan dalam menentukan nilai maksimum ditandai dengan penentuan titik verteks yang kurang tepat. Siswa mengalami kesalahan dalam melakukan operasi bilangan ditandai dengan adanya coretan pada langkah penyelesaian yang berkaitan dengan operasi bilangan.