Skripsi
Pengaruh strategi pembelajaran metakognitif Preparing, Doing, Checking, dan Assessing and Following-up (PDCA) terhadap pengetahuan metakognitif dan prestasi belajar peserta didik kelas X MIPA SMAN 1 Turen pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit / Binti Zulaihah
Abstrak
Salah satu topik dalam ilmu kimia yang sarat dengan konsep abstrak dan hitungan adalah materi sifat koligatif larutan. Untuk memahami dan mempelajari topik tersebut secara komprehensif dibutuhkan pemahaman konseptual keteram shy pi shy lan menghitung dan keterampilan dalam melakukan percobaan. Ketiganya dapat dilihat melalui keterampilan proses sains. Selain keterampilan proses sains siswa juga dituntut untuk mampu berpikir kritis. Keterampilan proses sains dan kemam shy puan berpikir kritis dapat meningkat melalui metakognisi. Penerapan akti shy vitas metacognitive scaffolding dalam pembelajaran learning cycle 5E diduga da shy pat membantu siswa meningkatkan metakognisi untuk memahami konsep-kon shy sep abstrak yang terdapat dalam materi sifat koligatif larutan. Penelitian ini bertu shy juan untuk mengetahui deskripsi keterampilan proses sains dan kemampuan berpi shy kir kritis siswa pada kelas LC-5E MS dan kelas LC-5E serta dampak penggunaan meta shy cog shy nitive scaffolding pada pembelajaran learning cycle 5E terhadap keteram shy pilan proses sains dan kemampuan berpikir kritis siswa yang ditinjau dari self-regulated learning berbeda. Desain penelitian ini adalah eksperimen semu dengan pretest-postest con shy trol group design dan rancangan penelitian faktorial 2x2. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII MIPA SMAN 1 Sutojayan tahun ajaran 2019/ 2020 dengan sampel 34 siswa kelas XII MIPA 2 sebagai kelas eksperimen dan 34 siswa kelas XII MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Pemilihan/pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Teknik analisis data yang diguna shy kan adalah uji beda uji keefektifan dan uji regresi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) keterampilan proses sains pada kelas LC-5E MS kategori rendah 27 9% sedang 24 3% dan tinggi 47 8% sedang shy kan pada kelas LC-5E kategori rendah 36 8% sedang 25 7% dan tinggi 37 5% dan kemampuan berpikir kritis pada kelas LC-5E MS kategori rendah 7 3% se shy dang 50% dan tinggi 42 7% sedang shy kan pada kelas LC-5E kategori rendah 25% sedang 50% dan tinggi 25% 2) terdapat pengaruh penggunaan metacog shy nitive scaf shy folding dalam pembelajaran learning cycle 5E. (2) Self-regulated learning tidak berpengaruh secara signifikan terha shy dap keterampilan proses sains siswa namun self-regulated learning berpengaruh signifikan terhadap kemam shy puan berpikir kritis siswa dan (3) tidak terdapat interaksi antara self-regulated learning dengan model pembelajaran yang digunakan terhadap peningkatan keterampilan proses sains dan kemampuan berpikir kritis siswa.