Skripsi
Pemberian masker N95 dan N100 terhadap keluhan ISPA pada pekerja mebel Lindah Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan / Rizqi Adetya Pradana
Abstrak
v RINGKASAN Pradana Rizqi Adetya. 2018. Pemberian Masker N95 Dan N100 Terhadap Keluhan ISPA Pada Pekerja Mebel Lindah Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan. Skripsi. Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Marji M.Kes. (II) dr. Agung Kurniawan M.Kes. Kata Kunci keluhan ISPA masker. Menurut data Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dari Dinas Kesehatan Kota Pasuruan tingkat kejadian ISPA di tahun 2017 mencapai 55.420 kasus dengan Kecamatan Gadingrejo sebagai penyumbang kejadian ISPA tertinggi sebesar 9708 kasus (Puskesmas Karang Ketug) dan 8828 kasus (Puskesmas Gadingrejo). Mebel Lindah terletak di Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan dengan tingkat kejadian ISPA tertinggi sebesar 9708 kasus dan 8828 kasus. Melalui observasi dan wawancara yang dilakukan kepada beberapa pekerja didapatkan hasil yaitu 7 dari 10 orang atau sekitar 70% pekerja mebel mengalami gejala ISPA. Timbulnya gejala ISPA di Mebel Lindah disebabkan karena pekerja di Mebel Lindah tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker maupun respirator. Meskipun kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa tentunya jika dibiarkan terus menerus tanpa adanya penanggulangan yang tepat maka dapat menyebabkan kematian sehingga berakibat fatal bagi pemilik mebel dikarenakan terhambatnya proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh pemberian Masker N95 dan Masker N100 terhadap keluhan ISPA pada pekerja Mebel Lindah Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan. Penelitian dilakukan terhadap 30 pekerja Mebel Lindah Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode experimental dengan desain quasi experiment atau desain eksperimen semu dengan rancangan faktorial 3x1. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling non probability sampling jenuh yang dimana keseluruhan anggota populasi digunakan sebagai sample. Analisis data menggunakan uji anova one way untuk mengetahui perbedaan kelompok kelompok perlakuan dengan data berdistribusi normal dengan taraf signifikansi 0 05. Hasil penelitian ini yaitu terdapat pengaruh pemberian masker N95 dan N100 terhadap keluhan ISPA pada pekerja mebel lindah Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan. Adanya pengaruh ditunjukan oleh hasil perhitungan data pretest dan data posttest. Hasil perhitungan uji anova diperoleh hasil Sig. 0 000 0 05. Selain itu juga dapat dilihat pada kelompok perlakuan dengan pemberian Masker N95 dapat menurunkan keluhan ISPA sebesar 50% sedangkan pada kelompok perlakuan dengan pemberian Masker N100 mampu menurunkan keluhan ISPA sebesar 75%. Kesimpulannya terdapat pengaruh pemberian Masker N95 dan N100 terhadap keluhan ISPA Pada Pekerja Mebel Lindah Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan. Maka dari itu peneliti memberikan saran kepada seluruh pihak yang terkait bahwa penggunaan masker N95 dan N100 ini dapat berpengaruh terhadap penurunan keluhan ISPA pada pekerja mebel.