Tugas Akhir
Evaluasi sistem pengendalian internal atas job description pengurus koperasi wanita Anggrek Talun Kabupaten Blitar / Nanda Rahmat Akbar
Abstrak
i ABSTRAK Akbar Nanda Rahmat. 2019. Evaluasi Sistem Pengendalian Internal Atas Job Description pada Koperasi Wanita Anggrek Talun Kabupaten Blitar. Tugas Akhir Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonami Universitas Negeri Malang Pembimbing Nujmatul Laily S.Pd. M.SA. Kata Kunci Sistem Pengendalian Internal Job Description Koperasi Wanita Anggrek Tugas akhir berjudul Evaluasi Sistem Pengendalian Internal terhadap Job Description pada Koperasi Wanita Anggrek Talun Kabupaten Blitar bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan sistem pengendalian internal terhadap job description pada Koperasi Wanita Anggrek saat ini mengevaluasi sistem pengendalian internal terhadap job description pada Koperasi Wanita Anggrek saat ini dan merekomendasikan pengendalian internal terhadap job description pada Koperasi Wanita Anggrek yang seharusnya diterapkan. Metode pemecahan masalah yang digunakan dalam penulisan tugas akhir ini adalah metode kualitatif deskriptif. Sedangkan metode pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan dokumentasi. Objek yang diteliti dalam tugas akhir ini adalah sistem pengendalian internal job description pengurus koperasi. Subjek yang diteliti adalah Koperasi Wanita Anggrek yang bertempat di Desa Pasirharjo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal terhadap job description yang diterapkan oleh Koperasi Wanita Anggrek masih lemah. Lemahnya sistem pengendalian internal ini disebabkan oleh (1) perekrutan karyawan yang tidak sesuai dengan kebutuhan koperasi (2) kurang maksimalnya pemisahan tugas dalam struktur organisasi (3) kurangnya keterampilan dan pengetahuan pengurus dalam melaksanakan tugas. Saran untuk Koperasi Wanita Anggrek adalah (1) diharapkan Koperasi Wanita Anggrek dapat menerapkan job deskription sebagai acuan kerja dan acuan pengadaan pengurus (2) penambahan pengurus baru dibeberapa bagian koperasi yang belum ada sebagai upaya pemisahan tugas sesuai dengan fungsi pengurus (3) menerapkan proses rekuitmen pengurus baru dangan seleksi keterampilan dan pengetahuan.