Tugas Akhir
Penggunaan sensor LDR (Light Dependent Resistor) dan sensor PIR (Passive Infrared Receiver) berbasis arduino sebagai solusi hemat energi pada penerangan jalan umum menggunakan tenaga surya di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang / Afif Ma\'ruf
Abstrak
iv ABSTRAK Ma ruf Afif. 2019. Penggunaan Sensor LDR (Light Dependent Resistor) dan Sensor PIR (Passive Infrared Receiver) Berbasis Mikrokontroler Sebagai Solusi Hemat Energi Pada Penerangan Jalan Umum Menggunakan Tenaga Surya Di Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Tugas Akhir. Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Yuni Rahmawati. S.T. M.T. Kata Kunci Mikrokontroler relay LDR Sensor PIR Seiring dengan perkembangan Indonesia untuk bisa menjadi negara yang lebih maju tentu saja diperlukan pembangunan infrastruktur yang lebih baik. Salah satu infrastruktur yang paling dibutuhkan hampir semua masyarakat adalah Penerangan Jalan Umum (PJU). Dengan berkembangnya teknologi yang sudah ada pastinya akan ada suatu inovasi baru yang akan dikembangkan. Dengan mengembangkan PJU menggunakan energi surya sebagai sumber energi dan menerapkan sensor PIR (passive infrared receiver) dan sensor LDR (Light Dependent Resistor) pada PJU ini kita bisa menggunakanya untuk mengurangi penggunaan energi pada PJU tenaga surya ini. Dengan Mikrokontroller Wemos sebagai pengendali dan sensor LDR digunakan sebagai sensor cahaya kemudian sensor PIR digunakan untuk mendeteksi gerakan ketika sensor LDR mendeksi cahaya dan sensor PIR mendeteksi gerakan maka lampu akan menyala dan ketika sensor LDR mendeteksi gelap dan Sensor PIR tidak mendeteksi gerakan maka lampu akan mati. v