Skripsi
Pengembangan instrumen tes matematika setipe TIMSS Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa kelas VA MIN 13 Blitar Kabupaten Blitar / Rafi Syafitri
Abstrak
vi RINGKASAN Syafitri Rafi. 2019. Pengembangan Instrumen Tes Matematika Setipe TIMSS Untuk Melatih Higher Order Thinking Skillis (HOTS) Siswa Kelas V MIN 13 Blitar Kabupaten Blitar. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Yuniawatika S.Pd. M.Pd (2) Dra. Sutansi M.Pd Kata Kunci instrumen tes TIMSS HOTS Berdasarkan hasil survey TIMSS oleh IAE menyatakan bahwa capaian prestasi matematika siswa Indonesia tergolong rendah. Hal ini dikarenakan siswa belum terbiasa mengerjakan soal-soal dengan model TIMSS. Sejalan dengan hal tersebut hasil wawancara dengan siswa menunjukkan bahwa siswa belum pernah mengerjakan soal TIMSS. Maka dari itu perlunya dikembangkan instrumen tes matematika setipe TIMSS. Dengan instrumen tersebut siswa dapat berlatih untuk melakukan proses berpikir tingkat tinggi untuk memecahkan permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes yang valid praktis dan berkualitas. Validasi instrumen tes dilakukan oleh ahli materi ahli media dan guru sebagai pengguna. Kepraktisan dilakukan dengan analisis angket yang diisi oleh siswa kelas VA MIN 13 Blitar. Kualitas instrumen dilihat dari hasil uji validitas uji reliabilitas tingkat kesukaran dan daya pembeda. Dalam penelitian ini menggunakan prosedur pengembangan Borg and Gall. Pada pengembangan instrumen tes ini peneliti menggunakan langkah pertama sampai kelima. Pada tahap awal dilakukan pengumpulan data dengan tujuan menganalisis kurikulum menetapkan kompetensi dasar analisis domain TIMSS dan analisis tahapan HOTS. Selanjutnya dilakukan perencanaan pengembangan pengembangan produk validasi produk dan revisi serta dilakukan uji coba kelompok kecil. Dari pengembangan instrumen tes matematika didapatkan persentase hasil validasi kelayakan instrumen tes menurut ahli materi sebesar 95.8% ahli media sebesar 95.9% oleh guru sebesar 100% dan oleh siswa sebesar 93.75%. adapun kualitas instrumen dengan hasil terdapat 11 butir soal sangat valid dan 9 butir soal valid. Reliabilitas instrumen tes sebesar 0.875. Tingkat kesukaran instrumen tes terdapat 3 soal kategori mudah 13 soal kategori sedang dan 4 soal kategori sukar. Daya pembeda diperoleh hasil 4 soal baik sekali 6 soal baik 6 soal cukup dan 5 soal jelek atau kurang. Berdasarkan hasil validasi dan uji kualitas instrumen tes tersebut secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa produk instrumen tes matematika setipe TIMSS yang dikembangkan memiliki kriteria sangat valid praktis dan berkualitas. Sehingga dapat digunakan untuk melatih siswa melakukan proses berpikir tingkat tinggi dan sebagai alat evaluasi pembelajaran. Adapun saran terkait produk yang dikembangkan yaitu sebaiknya mengambil salah satu indikator HOTS agar lebih terfokus dalam penelitiannya.