Skripsi
Penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk meningkatkan pembelajaran siswa pada materi pecahan kelas III SDN Karangbesuki 2 Kota Malang / Rihwatus Setya Dewi
Abstrak
RINGKASAN Dewi Rihwatus Setya. 2019. Penerapan Model Contextual Teaching and Learning (CTL) Untuk Meningkatkan Pembelajaran Siswa Pada Materi Pecahan Kelas III SDN Karangbesuki 2 Kota Malang. Skripsi Prodi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. HeruAgus Tri Widjaja M.Pd. (II) Yulia Linguistika S.Pd. M.Ed. Kata Kunci Model Contextual Teaching and Learning (CTL) Pembelajaran Pecahan Meninjau permasalahan yang ditemukan peneliti di kelas III SDN Karangbesuki 2 Kota Malang seperti guru kurang menerapkan model pembelajaran yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari siswa sehingga berdampak pada aktivitas siswa dan hasil belajar siswa maka peneliti menggunakan model Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk mengatasinya. Penelitian ini bermaksuduntuk mendeskripsikan aktivitas guru aktivitas siswaserta hasil belajar siswa dengan menggunakan model Contextual Teaching and Learning (CTL)dalam pembelajaran matematika di kelas III SDN Karangbesuki 2 Kota Malang khususnya materi pecahan. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas III SDN Karangbesuki 2 Kota Malang dengan jumlah 26 siswa. Pendekatan dalam penelitian ini yaitu mix methods (campuran) dengan menggabungkan antara metode kualitatif dan kuantitatif secara bersama-sama dalam waktu yang sama dengan jenis penelitian yaitu Penelitan Tindakan Kelas (PTK). Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi tes tulis dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu (1) terjadi peningkatan aktivitas guru pada keseluruhan pertemuan yaitu dari55 55% menjadi 88 89% (2) peningkatan aktivitas siswa juga terjadi pada setiap pertemuan yaitu dari38 88% menjadi 77 78% (3) peningkatan padahasil belajar siswa yang diperoleh dari penilaian 3 aspek yaitu aspek sikap (afektif) psikomotorik (keterampilan) dan kognitif (pengetahuan) dengan persentase ketuntasan belajar klasikal siswa dari 57 69% menjadi 92 30%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dengan penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan pembelajaransiswa pada materi pecahan kelas III SDN Karangbesuki 2 Kota Malang. Oleh karena itu guru sebaiknya menggunakan model pembelajaranContextual Teaching and Learning (CTL) sebagai salah satu model pembelajaran yang dapat membantu siswa belajar secara bermakna yang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata siswa.