Skripsi
Kosakata bahasa prokem di media social facebook pages / Susi Ismawati
Abstrak
vi RINGKASAN Ismawati Susi. 2019. Kosakata Bahasa Prokem dI Media Sosial Facebook pages. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Moch. Syahri S.Sos M.Si. Kata Kunci bahasa prokem kosakata Facebook Bahasa prokem yang digunakan oleh masyarakat di media sosial Facebook pages dari waktu ke waktu mengalami perkembangan. Perkembangan teknologi informasi menjadikan faktor utama yang mempengaruhi perkembangan bahasa prokem di kalangan masyarakat Indonesia. Bahasa prokem merupakan bahasa nonformal yang biasa digunakan oleh masyarakat khususnya di kalangan remaja untuk menutupi sesuatu kepada temannya agar teman yang lain tidak mengetahui apa yang sedang dibicarakan. Selain itu masyarakat yang menggunakan bahasa ini agar terlihat berbeda dari kelompok lain yang tidak menggunakan bahasa rahasia tersebut. Penelitian ini mengkaji kosakata bahasa prokem di media sosial Facebook. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) bentuk kosakata bahasa prokem di media sosial Facebook pages dan (2) makna bahasa prokem di media sosial Facebook pages. Adanya penelitian ini dikarenakan banyak remaja sering menggunakan bahasa prokem dalam media sosial baik dalam bentuk lisan maupun tulisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian berupa kosakata bahasa prokem dalam bentuk gambar bertulis (GB) dan Caption (C) yaitu keterangan foto) yang diunggah oleh akun Facebook Pages sebagai sumber data. Ada lima akun Facebook Pages yang digunakan yaitu akun Dagelan akun Meme Comic Indonesia akun Lambe Turah akun News Lambe dan akun Meme Comic Lovers. Peneliti menjadi instrumen kunci dalam penelitian ini. Adapun intrumen pelengkap berupa pedoman pengumpulan data panduan klasifikasi data dan rambu-rambu pengodean data. Pengumpulan data menggunakan metode simak yaitu metode simak bebas libat cakap. Teknik yang digunakan dalam metode simak adalah teknik sadap dan teknik catat. Kagiatan analisis data melalui dua tahap yaitu reduksi data dan penyajian data. Selanjutnya pengecekan keabsahan data. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh dua kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama bentuk kosakata bahasa prokem dalam media sosial Facebook pages yaitu berbetuk (1) monomorfemis (2) polimorfemis dan (3) proses pembentukan. Bentuk polimorfemis dari hasil analisis ditemukan dua yaitu bentuk polimorfemis afiksasi dan bentuk polimorfemis reduplikasi. Bagian proses pembentukan kosakata bahasa prokem dalam media sosial Facebook pages melalui dua proses yaitu gejala bahasa dan proses morfologi. Proses pembentukan melalui gejala bahasa ditemukan (1) penghilang fonem (2) penambahan fonem (3) perubahan fonem dan (4) gejala adaptasi. Sedangkan proses pembentukan melalui proses morfologi dari hasil analisis ditemukan (1) reduplikasi dan (2) abreviasi terdapat tiga bagian yaitu singkatan kontraksi dan akronim. Kedua makna kosakata bahasa prokem dalam media sosial Facebook pages. Memahami sebuah bahasa maka diperlukan pemahaman tehadap makna. vii Makna merupakan suatu ujaran berupa sebuah atau gabuangan kata maupun satuan yang lebih besar. Berdasarkan penelitian ini dikemukakan saran. Pertama pengguna media sosial diharapkan menggunakan bahasa prokem harus melihat konteksnya terlebih dahulu khususnya kepada remaja dalam menyampaikan pesan kepada orang yang lebih tua. Kedua pengguna bahasa prokem diharapkan komunikasi berkonteks prokem tidak muncul dalam kegiatan-kegiatan resmi.