Skripsi
Pemetaan distribusi dan korelasi kejadian penyakit campak pada balita dan faktor risikonya di Kota Batu tahun 2016-2018 / Yusita Fajar Kurniawati
Abstrak
RINGKASAN Kurniawati Yusita Fajar. 2019. Pemetaan Distribusi dan Korelasi KejadianPenyakit Campak pada Balita dan Faktor Risikonya di Kota Batu Tahun 2016-2018. Skripsi Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) dr. Hartati Eko Wardani M.Si. Med. (II) Tika Dwi Tama S.KM M.Epid. Kata Kunci pemetaan campak balita imunisasi pemberian vitamin A kepadatan penduduk Menurut data Profil Kesehatan Indonesia tahun 2016 hingga 2017 dilaporkan kasus campak mengalami peningkatan yaitu dari 12.681 kasus menjadi 14.640 kasus. Dalam laporan data dari Dinkes Kota Batu diketahui cakupan UCI (Universal Child Immunization) yang digunakan untuk menilai keberhasilan program imunisasi dasar lengkap di tahun 2017 masih mencapai 90 5% yang hampir mencapai target nasional yaitu sebesar 92 5%. Begitu pula dengan capaian imunisasi campak di tahun 2017 masih sebesar 41 82%. Kota Batu juga kota di Jawa Timur dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi ( 1000 penduduk/km ). Hal ini menunjukkan bahwa Kota Batu merupakan wilayah yang memiliki faktor risiko terjadinya penyakit campak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan pemetaan distribusi dan korelasi penyakit campak dan faktor risikonya di Kota Batu tahun 2016-2018 Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan desain studi ekologi. Dalam penelitian ini menggunakan analisis seri waktu dengan periode waktu berbeda tetapi populasi sama. Wilayah yang memiliki sebaran kejadian campak dengan cakupan imunisasi dasar lengkap imunisasi campak pemberian vitamin A yang rendah dan kepadatan penduduk yang tinggi yaitu Desa Pesanggrahan Tlekung Dadaprejo Sumbergondo Sisir Temas Pandanrejo Sumbergondo Mojorejo Sumberbrantas Sumberejo. Dari hasil uji korelasi didapatkan hasil adanya hubungan antara cakupan imunisasi campak tahun 2017 (p 0 012) cakupan imunisasi dasar lengkap di Desa Oro-oro ombo (p 0 036) cakupan pemberian vitamin A Desa Oro-oro ombo (p 0 04). Berdasarkan hasil penelitian tersebut saran yang dapat diberikan bagi Dinas Kesehatan Kota Batu dan puskesmas wilayah kerja Kota Batu adalah untuk memberikan intervensi pengendalian penyakit terhadap wilayah-wilayah yang berisiko. Sementara itu bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian lebih lanjut menggunakan unit wilayah yang lebih kecil khususnya pada wilayah yang berisiko tinggi menggunakan metode penelitian dan faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi peningkatan dan penurunan kasus campak sehingga dapat memperkuat hubungan serta memperdalam pembahasan