Skripsi
Model pembiayaan leasing sebagai alternatif penambahan modal pada perusahaan jasa sewa bus (studi pada perusahaan jasa sewa bus X d Bojonegoro) / Achwal Febri Ramadhan
Abstrak
i ABSTRAK Ramadhan Achwal Febri. 2018. Model Pembiayaan Leasing Sebagai Alternatif Penambahan Modal Pada Perusahaan Jasa Sewa Bus (Studi Pada Perusahaan Jasa Sewa Bus X di Bojonegoro). Skripsi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Puji Handayati S.E. M.M. Ak. CA. CMA. CIBA. CSRS. Kata-kata kunci Model Leasing Modal Perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami (1) Bagaimanakah leasing sebagai solusi untuk mengatasi pengadaan barang modal yang beresiko tinggi di perusahaan sewa bus. Penelitian ini dipilih karena dalam perusahaan jasa sewa bus X merupakan perusahaan yang baru mengoperasikan produknya berupa bus pariwisata namun ketika bus pertama kali beroperasi mengalami kecelakaan yang menimbulkan kerugian cukup besar. Perusahaan memilih menggunakan leasing sebagai cara dalam mengatasi resiko yang besar terhadap barang modal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan termasuk penelitian studi kasus. Data dikumpulkan dengan metode wawancara semiterstruktur observasi terus terang dan dokumentasi. Peneliti bertindak sebagai human instrument. Data dianalisis dengan menggunakan model Miles Huberman yang terdiri dari reduksi data penyajian data dan verifikasi data. Untuk menjaga keabsahan temuan peneliti meningkatkan ketekunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan jasa otobus X tidak mempunyai cukup dana jika manajer melihat informasi akuntansinya maka untuk penambahan modal kerja berupa bus pariwisata dipilih dengan cara leasing. Menurut owner perusahaan jasa otobus X leasing dengan jenis perjanjian sewa operasi adalah cara yang tepat ketika perusahaan kekurangan modal dan pada daat operasionalnya mengalami kecelakaan hal ini dikarenakan pihak leasing akan membiayai 100% barang modal yang disewa guna usaha. Dengan pembiayaan sewa operasi perusahaan juga dapat membayar angsuran beserta pemeliharaan barang modal sehingga perusahaan jasa otobus tidak repot memikirkan kebutuhan peremajaan mesin. Saran peneliti yaitu setiap perusahaan harus mengetahui bagaimana informasi akuntansi yang ada dalam sebuah perusahaan karena dengan informasi tersebut manajer bisa memilih jenis investasi yang menguntungkan sehingga perusahaan akan lebih mudah dalam mecapai target laba yang sudah ditentukan ketika menjalankan operasionalnya.