Skripsi
Penyesuaian akademik siswa SMK Negeri 12 Malang pasca PRAKERIN dan implikasinya terhadap bimbingan dan konseling belajar / Khoirul Uma
Abstrak
RINGKASAN Uma Khoirul. 2019. Penyesuaian Akademik Siswa SMK Negeri 12 Malang Pasca Prakerin dan Implikasinya terhadap Bimbingan dan Konseling Belajar. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Ella Faridati Zen M.Pd. (II) Drs. Djoko Budi Santoso M.Pd. Kata Kunci Penyesuaian akademik prakerin bimbingan belajar. Peserta didik melaksanakan prakerin selama enam bulan di Du/Di (dunia usaha/dunia industri). Berada cukup lama di Du/Di ternyata berpengaruh pada sikap akademik peserta didik di sekolah. Di SMK Negeri 12 Malang peserta didik yang kembali dari prakerin menjadi lebih malas mengerjakan tugas menunda-nunda menyelesaikan tugas dan bahkan sering meninggalkan kelas tanpa izin. Penyesuaian akademik adalah kemampuan individu mengatasi permasalahan pada lingkungan akademik. Berdasarkan fenomena yang terjadi di lapangan dapat disimpulkan bahwa peserta didik kurang mampu melakukan penyesuaian akademik pasca melaksanakan prakerin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penyesuaian akademik siswa SMK Negeri 12 Malang pasca prakerin. Lebih khususnya yaitu untuk mengetahui tingkat penyesuaian akademik siswa berdasarkan aspek-aspek penyesuaian akademik yaitu aspek pencapaian prestasi belajar usaha yang cukup pencapaian tujuan akademik serta kepuasan akan kebutuhan keinginan dan minat. Penelitian ini menggunakan desain penelitian survey dengan populasi 401 peserta didik kelas XII SMK Negeri 12 Malang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster purposive sampling. Data dikumpulkan dengan cara membagikan instrumen penyesuaian akademik kepada siswa kemudian data dianalisis dengan statistika deskriptif menggunakan SPSS 20 for windows. Berdasarkan data yang dikumpulkan tingkat penyesuaian akademik siswa SMK Negeri 12 Malang berada pada kategori cukup baik dengan prosentase sebesar 53% sedangkan 47% berada pada kategori sangat baik. Hasil penelitian dapat digunakan konselor untuk membuat rancangan pelayanan bimbingan dan konseling untuk menfasilitasi dan meningkatkan penyesuaian akademik khusus siswa pasca prakerin.