Skripsi
Memelihara kucing bagi penderita gangguan kesehatan mental sebagai ide penciptaan seni lukis / Kamilia Qonita
Abstrak
viii RINGKASAN Qonita Kamilia. 2019. Memelihara Kucing Bagi Penderita Gangguan Kesehatan Mental Sebagai Ide Penciptaan Seni Lukis. Skripsi Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Triyono Widodo M. Sn Kata Kunci Memelihara Kucing Gangguan Kesehatan Mental Penciptaan Seni Lukis. Memelihara hewan kucing merupakan salah satu cara dari berbagai macam penanganan yang dapat digunakan untuk membantu proses penyembuhan gangguan kesehatan mental. Hewan peliharaan sudah sejak lama dipercaya sebagai salah satu metode penyembuhan batin bagi penyakit mental yang diderita manusia dan mampu membangkitkan energi positif. Hal ini karena interaksi antar manusia dengan kucing sebagai suatu yang bersifat alami dengan adanya rasa nyaman. Menyentuh memeluk membelai dan bermain dengan kucing merupakan interaksi yang dapat meningkatkan hormon serotonin yang mengontrol kegiatan emosional dan hormon dopamin yang mengontrol gerak tubuh. Pencipta melakukan penciptaan karya seni lukis ini sebagai upaya untuk menumbuhkan sikap empati terhadap permasalahan gangguan kesehatan mental yang tidak bisa dianggap remeh. Selain itu juga memberikan informasi dan solusi bahwa dengan memelihara kucing adalah merupakan suatu cara yang dapat membantu proses penyembuhan penyakit kesehatan mental. Ide penciptaan karya seni lukis ini menggambarkan bentuk gangguan kesehatan mental yang penyembuhannya dapat dibantu dengan memelihara kucing yang diwujudkan dalam karya seni lukis representatif. Metode penciptaan yang digunakan adalah metode Alma Hawkins yang memiliki tiga tahapan yaitu tahap eksplorasi kegiatan pengamatan terhadap hal-hal yang berkaitan tentang tema yang diangkat. Lalu tahapan eksperimentasi berupa pembentukan rancangan yang diseleksi untuk diwujudkan serta sebagai acuan dalam penciptaan karya. Kemudian yang terakhir adalah tahapan pembentukan berupa penerapan pada bidang kanvas. Penciptaan ini menghasilkan 6 karya seni lukis yang berjudul Mood Swing (Perubahan suasana hati) Stres Depresi Kecemasan Fobia Sosial dan PTSD (Post Traumatic Stress Disorder) dengan menggunakan media estetik berupa titik garis bentuk ruang warna serta tekstur sebagai perwujudan konsep. Melalui hasil penciptaan karya seni lukis ini diharapkan dapat memberikan pengalaman baru pada pencipta maupun orang lain dalam mempelajari karya seni lukis yang bertema memelihara kucing bagi penderita gangguan kesehatan mental.