Skripsi
Pengaruh penggunaan model pembelajaran picture and pincture terhadap peningkatan kemampuan bina diri (menggosok gigi) siswa tunagrahita kelas III di SDLBN Cerme Gresik / Durrotul Lum\'ah
Abstrak
ABSTRAK Lum ah Durrotul. 2019. Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Picture and Picture terhadap Peningkatan Kemampuan Bina Diri (Menggosok Gigi) Siswa Tunagrahita Kelas III di SDLBN Cerme Gresik. Skripsi Pendidikan Luar Biasa. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. M. Shodiq AM M.Pd. (2) Drs. Usep Kustiawan M. Sn. Kata Kunci Tunagrahita Bina Diri Menggosok Gigi Model Pembelajaran Picture and Picture Pendidikan merupakan hak dasar yang dimiliki setiap anak pada umumnya. Melalui pendidikan anak dapat berkembang baik secara optimal dalam hal akademik sosial ataupun emosionalnya. Anak tunagrahita sebagai salah satu anak berkebutuhan khusus berhak mendapatkan pelayanan yang sama dengan anak normal lainnya. Anak tunagrahita merupakan anak yang memiliki gangguan intelektual dan membutuhkan bantuan dalam penyelesaian tugasnya. Melalui penelitian ini digunakan model pembelajaran picture and picture yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Model pembelajaran picture and picture pada pembelajaran bina diri menggosok gigi bertujuan agar anak memahami dan mengingat urutan yang benar dalam menggosok gigi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendiskripsikan kemampuan bina diri (menggosok gigi) siswa pada kondisi baseline (2) mendeskripsikan kemampuan bina diri (menggosok gigi) siswa pada kondisi intervensi (3) mendeskripsikan pengaruh penggunaan model pembelajaran picture and picture terhadap kemampuan binadiri (menggosok gigi) bagi Siswa Kelas 3 Tunagrahita di SDLBN Cerme Gresik. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi eksperimen) bentuk Time Series Design yang terdiri dari 3 sesi setiap sesi terdiri dari tiga tahap yaitu pretest intervensi dan posttest. Teknik analisis yang digunakan adalah uji hipotesis menggunakan uji wilcoxon. Hasil analisis data diketahui bahwa rata-rata hasil belajar peserta didik dari sepuluh orang terdapat lima orang yang nilainya dibawah rata-rata kelas. Nilai rata-rata kelas saat pre test yaitu sebesar 51 9. Setelah menggunakan model pembelajaran picture and picture nilai pada kemampuan menggosok gigi meningkat. Hasil hitung diperoleh T (55) T 0 05 (11). Berdasarkan kriteria tersebut maka H0 di tolak dapat disimpulakn bahwa model pembelajaran picture and picture dapat meningkatkan kemampuan bina diri menggosok gigi siswa tunagrahita kelas III SDLBN Cerme Gresik. Saran yang dapat di ajukan peneliti adalah diharapkan sekolah dapat menjadikan penelitian ini sebagai referensi model pembelajaran baru untuk inovasi dalam pembelajaran bina diri yang sebelumnya menggunakan model pembelajaran konvensional. Bagi dewan pengajar diharapkan dapat menjadikan penelitian ini sebagai pilihan model pembelajaran yang lain untuk mendampingi atau bahkan menggantikan model pembelajaran konvensional yang telah diterapkan selama ini. Materi sebaiknya diajarkan kongkrit dan relevan.