Disertasi
Representasi matematis siswa SMP dalam memahami konsep pecahan / Fatqurhohman
Abstrak
ABSTRAK Fatqurhohman. 2019. Representasi Matematis Siswa SMP dalam Memahami Konsep Pecahan. Disertasi. Program Studi S3 Pendidikan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Cholis Sa dijah M.Pd M.A. (II) Dr. Sudirman M.Si. (III) Dr. rer. nat. I Made Sulandra M.Si. Kata Kunci Representasi matematis representasi piktosimbolik representasi simbolik konsep pecahan Representasi merupakan gambaran seseorang terhadap suatu objek. Representasi diperlukan siswa untuk menyajikan mengomunikasikan dan pendukung pemahamannya dalam belajar matematika karena sebagian besar berupa ide-ide abstrak yang dimanipulasi dan dianalisis dalam pikiran siswa. Pada situasi matematis dan objek abstrak siswa dapat menggunakan simbol gambar atau definisi formal. Representasi dibedakan dalam bentuk internal dan eksternal. Representasi internal diciptakan dalam pikiran seseorang berupa ide-ide untuk memaknai atau menetapkan arti suatu objek. Representasi eksternal berupa hasil perwujudan dari ide-ide dalam pikiran seseorang. Pada konteks matematika representasi ekstenal dipandang sebagai representasi matematis yang merupakan hasil gambaran seseorang terhadap suatu objek melalui cara tertentu menggunakan bentuk matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi matematis siswa SMP dalam memahami konsep pecahan melibatkan 50 siswa yang terdiri dari 27 siswa kelas VIIA dan 23 siswa kelas VIIE. Pengumpulan data menggunakan tugas tertulis berupa soal pecahan bentuk cerita terkait representasi matematis dan wawancara. Berdasarkan hasil jawaban siswa yang dilakukannya maka diperoleh dua kelompok representasi matematis yaitu piktosimbolik sebanyak 8 siswa dan simbolik sebanyak 42 siswa. Dari masing-masing kelompok representasi tersebut dipilih dua siswa yang dijadikan subjek penelitian. Selanjutnya dilakukan wawancara kepada subjek untuk mengklarifikasi dan menelusuri representasi matematis siswa dalam memahami konsep pecahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses representasi matematis piktosimbolik pada tahapan translasi dimulai dengan membaca soal untuk menemukan informasi yang penting menyebutkan dan menuliskan informasi yang ditemukan berupa ukuran pita yang dibeli ukuran pita kecil dan ukuran pita besar ke ilustrasi gambar ilustrasi gambar dibuat dalam bentuk kotak-kotak persegi yang dimisalkan untuk pita yang dibeli sebanyak 32 kotak ukuran pita kecil sebanyak 9 kotak dan ukuran pita besar sebanyak 10 kotak dan berupa garis bilangan dengan tiga bagian pemisah yang masing-masing terdiri dari 12 bagian dari pita yang dibeli. Pada tahapan interpretasi menunjukkan hubungan-hubungan antar informasi pada soal dalam bentuk perhitungan menunjukkan proses perhitungan dengan cara berbeda Pada tahapan ekstrapolasi memeriksa dan menyederhanakan solusi yang diperoleh sebelumnya membuat kesimpulan dan menuliskan solusi sesuai informasi pada pertanyaan soal. Proses representasi matematis simbolik pada tahapan translasi dimulai membaca soal untuk menemukan informasi yang penting pada soal menyebutkan dan menuliskan informasi yang ditemukan berupa ukuran pita yang dibeli ukuran pita kecil dan ukuran pita besar. Pada tahapan interpretasi dilakukan dengan menunjukkan hubungan-hubungan antar informasi pada soal melakukan perhitungan berdasarkan hubungan-hubungan antar informasi pada soal. Pada tahapan ekstrapolasi dilakukan dengan memeriksa solusi perhitungan mengevaluasi dan menyederhanakan solusi yang diperoleh berdasarkan informasi pertanyaan pada soal.