Skripsi
Perumusan strategi bisnis dengan pendekatan SWOT, perspektif pelanggan, dan pertumbuhan perkembangan dalam balanced scorecard (studi kasus di Klinik Sekarpuro Kabupaten Malang) / Ervina Febrianti Dewi Safitri
Abstrak
RINGKASAN Safitri Ervina Febrianti Dewi. 2019. Perumusan Strategi Bisnis dengan Pendekatan Swot Perspektif Pelanggan dan Pertumbuhan Perkembangan Dalam Balanced Scorecard (Studi Kasus di Klinik Sekarpuro Kabupaten Malang) Skripsi. Jurusan Kesehatan Masyarakat. Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sapto Adi M.Kes. (II) dr. Sendhi Tristanti Puspitasari M.Kes. Kata Kunci strategi bisnis balanced scorecard SWOT. Sarana pelayanan dan tenaga kesehatan yang berkualitas serta anggaran yang memadai akan berpengaruh pada status kesehatan masyarakat. Sebanyak 8.610 sarana pelayanan kesehatan salah satunya yaitu klinik kesehatan. Peningkatan jumlah klinik di Kabupaten Malang dari tahun 2011-2017 yakni 47%. Kualitas pelayanan pada klinik salah satu indikatornya dilihat dari jumlah kunjungannya. Klinik Sekarpuro merupakan salah satu klinik swasta di Kabupaten Malang yang mengalami penurunan jumlah kunjungan pasien. Jumlah kunjungan pada Klinik Sekarpuro pada tahun 2018 hingga bulan Agustus mengalami penurunan sebanyak 8% atau 625 dibanding tahun 2017 dengan periode Agustus. Kebijakan dan tindakan salah satunya dibuat untuk meningkatkan jumlah kunjungan Klinik Sekarpuro yakni menggunakan analisis SWOT dan balanced scorecard. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara menganalisis strategi bisnis dengan menggunakan pendekatan SWOT perspektif keuangan dan pertumbuhan perkembangan dengan upaya peningkatan jumlah kunjungan pasien di Klinik Sekarpuro. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan mix method yaitu penggabungan antara metode kualitatif dan kuantitatif. Data yang digunakan adalah kuesioner wawancara dan telaah dokumen untuk mengetahui tingkat kunjungan pasien dengan menggunakan dua perspektif yakni perspektif pelanggan dan pertumbuhan perkembangan. Faktor internal dan faktor eksternal dianalisis menggunakan matriks IFAS (Internal Factors Analysis Summary) dan EFAS (Eksternal Strategic Factors Analysis Summary). Pada perhitungan analisis SWOT diketahui letak posisi terdapat pada posisi strategy opportunity (SO). Nilai faktor kekuatan 3.46 lebih tinggi daripada faktor kelemahan 3.43 dengan selisih 0 26 dan nilai faktor peluang 3.59 lebih tinggi daripada faktor ancaman 3.43 dengan selisih 0 16. Sehingga strategi utama yang dihasilkan adalah strategi SO dengan nilai tertinggi 7 27 pada kuadran I yang memiliki arti bahwa strategi ini dibuat dengan memanfaatkan kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya. Strategi yang dapat diterapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif. Klinik diharapkan mampu mempertahankan kepuasan pelanggan terkait keberadaan lokasi klinik dengan adanya kepuasan pelanggan maka akan menjadi media promosi. Selain itu juga perlu diadakannya pelatihan agar karyawan menjadi semakin terampil dan dalam membuat program inovasi atau unggulan klinik. Penelitian selanjutnya dapat membahas mengenai perspektif balanced scorecard berupa perspektif keuangan dan perspektif bisnis internal.