Skripsi
Penerapan model pembelajaran problem posing untuk meningkatkan kemampuan mengubah ekspresi aljabar materi fungsi komposisi dan fungsi invers kelas X SMAN 1 Sumberpucung / Mahfudin
Abstrak
RINGKASAN Mahfudin. 2019. Penerapan Model Pembelajaran Problem Posing Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengubah Ekspresi Aljabar Materi Fungsi Komposisi dan Fungsi Invers Kelas X SMAN 1 Sumberpucung. Skripsi. Program Studi Pendidikan Matematika Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Eddy Budiono M.Pd. Kata Kunci Model Pembelajaran Problem Posing Ekspresi Aljabar. Penelitian ini dilakukan di kelas X IPS 2 SMA Negeri 1 Sumberpucung dengan menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan dilaksanakan dalam dua siklus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Mengubah ekspresi aljabar yang dimaksud pada penelitian ini yaitu mengacu pada kemampuan untuk mengubah kombinasi tertentu dari dari suatu ekspresi aljabar sesuai dengan kaidah-kaidah yang sesuai tanpa merubah nilai awal dari ekspresi aljabar tersebut. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan oleh peneliti dikelas X IPS 2 SMA Negeri 1 Sumberpucung dan wawancara dengan guru matematika kelas tersebut didapatkan bahwa kemampuan mengubah ekspresi aljabar siswa di kelas tersebut masih rendah. Hal ini berdasarkan hasil pekerjaan siswa dalam menyelesaikan soal dan didukung juga oleh hasil wawancara yang dilakukan dengan guru matematika bahwa siswa masih banyak yang keliru dalam mengubah ekspresi aljabar. Penerapan model pembelajaran problem posing digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengubah ekspresi aljabar siswa kelas X IPS 2 SMA Negeri 1 Sumberpucung. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan problem posing yang dapat meningkatkan kemampuan mengubah ekspresi aljabar siswa kelas X SMA Negeri 1 Sumberpucung. Adapun langkah-langkah model pembelajaran problem posing sebagai berikut (1) menjelaskan materi pelajaran dengan media yang telah disediakan (2) siswa mengajukan pertanyaan secara berkelompok pada lembar soal (3) menukarkan lembar soal pada kelompok lainnya (4) menjawab soal pada lembar jawaban dan (5) mempresentasikan lembar soal dan lembar jawaban di depan kelas. Jika waktu yang tersedia tidak memungkinkan untuk meminta siswa mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas guru langsung mengumpulkan tugas tersebut Tahapan-tahapan dalam penelitian ini diawali dengan perencanaan penelitian dilanjutkan pada pelaksanaan tindakan pengamatan serta analisis dan refleksi. Data pada penelitian ini diperoleh dari data observasi kegiatan guru dan siswa serta hasil tes akhir tiap siklus. Hasil pelaksanaan tes akhir siklus pada siklus I diperoleh bahwa dari ke empat kriteria meningkatnya kemampuan mengubah ekspresi aljabar siswa hanya satu kriteria yang terpenuhi. Dalam hal ini peneliti melanjutkan dengan pelaksanaan siklus II dengan hasil tes akhir siklus memenuhi semua kriteria ekspresi aljabar yang telah ditentukan oleh peneliti. Pada siklus I diperoleh 55 26% siswa yang telah memenuhi indikator ekspresi aljabar sedangkan pada siklus II diperoleh 84 37% siswa yang telah memenuhi indikator mengubah ekspresi aljabar. Selain itu hasil observasi kegiatan guru dan siswa termasuk dalam kategori sangat baik . Dewan penguji Anggota Anggota Drs. Slamet M.Si. Drs. Eddy Budiono M.Pd NIP. 19621122 198812 1 001 NIP. 19570321 198812 1 001 Ketua Dr. Ir. Hendro Permadi M.Si. NIP. 19661224 199903 1 001