Skripsi
Peningkatan hasil belajar IPS materi jenis kegiatan ekonomi melalui model Problem Based Learning (PBL) di kelas IV SDN Gedog 1 Kota Blitar / Rizad Novian Dwi Hanggara
Abstrak
RINGKASAN Hanggara Rizad Novian Dwi. 2019. Peningkatan Hasil Belajar IPS Materi Kegiatan Ekonomi Melalui Model Problem Based Learning (PBL) di Kelas IV SDN Gedog 1 Kota Blitar. Skripsi Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. H.M. Zainuddin M.Pd. (2) Esti Untari S.Pd. M.Pd. Kata Kunci hasil belajar model pembelajaran problem based learning jenis-kegiatan ekonomi. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di kelas IV SDN Gedog 1 Kota Blitar menunjukkan bahwa (1) kegiatan pembelajaran masih berpusat pada guru (2) guru tidak melakukan kegiatan apersepsi pada saat kegiatan awal pembelajaran (3) siswa kurang memahami materi yang diberikan oleh guru (4) hasil belajar siswa masih rendah dengan persentase ketuntasan klasikal hanya sebesar 44%. Tujuan dari penelitan ini yaitu (1) mendeskripsikan penerapan model PBL pada pembelajaran materi kegiatan ekonomi di kelas IV SDN Gedog 1 Kota Blitar (2) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar materi kegiatan ekonomi melalui model PBL pada siswa kelas IV SDN Gedog 1 Kota Blitar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Gedog 1 Kota Blitar sebanyak 27 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara observasi catatan lapangan tes dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap reduksi data menyajikan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dengan menerapkan model PBL pada pembelajaran IPS materi jenis kegiatan ekonomi dapat meningkatkan aktivitas maupun hasil belajar siswa. Pada siklus I persentase aktivitas guru sebesar 85% meningkat pada siklus II sebesar 100%. Sedangkan persentase aktivitas siswa pada siklus I sebesar 71 74% meningkat pada siklus II sebesar 84 2%. Persentase ketuntasan belajar aspek pengetahuan pada pratindakan sebesar 44% dengan kategori sangat kurang meningkat pada siklus I menjadi 64 5% dengan kategori kurang dan meningkat kembali pada siklus II sebesar 84% dengan kategori baik. Persentase ketuntasan belajar pada aspek keterampilan menyampaikan hasil laporan pada siklus I sebanyak 13 anak yang tuntas meningkat pada siklus II menjadi 22 anak yang tuntas pada akhir siklus II. Berdasarkan temuan data tersebut dapat dikatakan bahwa pelaksanaan pembelajaran dan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan. Hal ini membuktikan bahwa penerapan model PBL pada materi jenis kegiatan ekonomi dilaksanakan dengan baik oleh guru dan siswa sehingga berdampak pada meningkatnya hasil belajar siswa.. Maka guru diharapkan dapat menerapkan model PBL dalam pembelajaran yang terbukti dapat meningkatkan aktivitas guru aktivitas siswa serta hasil belajar siswa.