Skripsi
Peran agen perubahan dalam pemberdayaan ekonomi pada Posdaya Republik Jamur Nurtan Jaya Desa Donomulyo Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang / Siti Anisatus Sholihah
Abstrak
RINGKASAN Sholihah Siti Anisatus. 2018. Peran Agen Perubahan dalam Pemberdayaan Ekonomi pada Posdaya Republik Jamur Nurtan Jaya Desa Donomulyo Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang. Skripsi Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Nurhadi M.Pd. (2) Dr. M. Ishaq M.Pd. Kata Kunci Agen Perubahan Pemberdayaan Masyarakat Posdaya Posdaya (Pos pemberdayaan keluarga) adalah kelompok masyarakat yang bertujuan untuk memberikan pelayanan terpadu kepada keluarga dalam berbagai bidang salah satunya adalah bidang ekonomi. Terdapat upaya pemberdayaan masyarakat dalam bidang ekonomi pada program rekadaya jamur pada posdaya Republik Jamur Desa Donomulyo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran yang agen perubahan posdaya Republik Jamur dalam melakukan pemberdayaan ekonomi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data yang dilakukan adalah (1) reduksi data (2) penyajian data dan (3) menarik kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini adalah peran agen perubahan dalam pemberdayaan ekonomi terbagi menjadi lima yaitu sebagai inovator katalisator atau penggerak peran edukasi peran monitoring dan sebagai penghubung (linker). Peran sebagai inovator yaitu inovasi dalam pembuatan baglog (media tanam jamur) inovasi dalam pembuatan obat hama jamur tiram dan inovasi dalam pembuatan berbagai olahan jamur. Peran sebagai penggerak atau katalisator yaitu menggerakkan masyarakat untuk mengikuti program rekadaya jamur. Peran sebagai pendidik atau edukasi yaitu memberikan pengetahuan dan kemampuan terkait bagaimana cara merawat jamur menangani hama jamur dan membuat olahan jamur melalui pelatihan. Peran monitoring atau pengawasan yaitu mendatangi langsung ke rumah anggota untuk mengontrol perawatan jamur melakukan kontrol terhadap hasil panen melalui kartu setoran dan melakukan koordinasi dengan tengkulak. Peran sebagai penghubung atau linker yaitu kerjasama dalam hal pemasaran jamur maupun olahan jamur. Agen perubahan posdaya memiliki dua faktor keberhasilan dalam melakukan pemberdayaan masyarakat melalui posdaya Republik Jamur. Faktor pertama adalah kompetensi agen perubahan yaitu kemampuan teknis berupa kemampuan dalam membuat baglog memberikan pelatihan menggerakkan anggota bekerja sama dengan pihak-pihak yang terkait dan kemampuan membaca peluang usaha sehingga produk usaha akan semakin mudah diterima. Faktor kedua adalah rasa empati agen perubahan kepada masyarakat. Interaksi agen perubahan dengan masyarakat menunjang kredibilitas agen perubahan. Semakin sering agen perubahan berkomunikasi dengan masyarakat maka kedekatan terjalin semakin erat sehingga penerimaan inovasi semakin besar. Dua faktor tersebut menumbuhkan kepercayaan masyarakat sehingga mau menerima program Posdaya Republik Jamur. Agen perubahan pemberdayaan ekonomi Posdaya Republik Jamur disarankan agar mengajak masyarakat untuk menciptakan inovasi memiliki struktur kepengurusan yang lebih jelas selain koordinator pada setiap kecamatan dan melakukan kerjasama dengan perangkat desa terkait kebijakan-kebijakan desa. Perangkat Desa Donomulyo disarankan agar membina agen perubahan Posdaya Republik Jamur dalam melaksanakan program rekadaya jamur dengan memberikan bantuan berupa materi fasilitas kemudahan kebijakan dan pengembangan kompetensi misalnya workshop pengembangan usaha.