UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Analisis miskonsepsi dan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi suhu dan kalor menggunakan pembelajaran modeling instruction disertai web-based formative assessment / Silfia Maftuhatun Ni\'mah

Ni'mah, Silfia Maftuhatun - Nama Orang;

Abstrak
RINGKASAN Ni mah Silfia M. 2019. Analisis Miskonsepsi dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Suhu dan Kalor Menggunakan Pembelajaran Modeling Instruction disertai Web-based Formative Assessment. Tesis Jurusan Pendidikan Fisika Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Sentot Kusairi M. Si. (II) Dr. H Edi Supriana M. Si. Kata kunci modeling instruction web-based formative assessment miskonsepsi kemampuan berpikir kritis suhu dan kalor Kurikulum 2013 menuntut siswa meningkatkan kemampuan berpikir kritisnya sejak tingkat dasar dan menguasai konsep dengan baik. Beberapa penelitian menemukan bahwa siswa mengalami kesulitan atau miskonsepsi pada materi suhu dan kalor. Untuk mengatasi miskonsepsi dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dibutuhkan metode pembelajaran di mana siswa bisa memiliki pemahaman yang mendalam. Modeling instruction merupakan metode mengajar yang dikembangkan agar siswa memiliki pemahaman yang mendalam karena siswa melakukan eksperimen analisis data dan menemukan konsep sendiri. Metode ini diharapkan efektif membangun pengetahuan dan pemahaman siswa dengan diintegrasikannya menggunakan web-based formative assessment. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi dan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran modeling instructrion disertai web-based formative assessment. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah mixed method di mana menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. Desain penelitian yang digunakan berupa embedded experimental design. Penelitian dilaksanakan di MAN 4 Kediri di mana subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIA 1 yang mendapat materi suhu dan kalor pada semester ganjil tahun 2018/2019. Instrumen pengukuran miskonsepsi berupa soal two-tier sedangkan pengukuran kemampuan berpikir kritis menggunakan soal uraian. Kedua jenis soal diuji validasi isi validasi butir soal uji reliabilitas uji taraf kesukaran dan uji daya beda. Hasil uji reliabilitas soal miskonsepsi adalah 0 57 kriteria cukup sedangkan hasil uji reliabilitas soal kemampuan berpikir kritis adalah 0 89 dengan kriteria sangat tinggi. Kedua variabel memiliki pedoman penskoran yang berbeda untuk analisis data kuantitatif. Analisis data kuantitatif menggunakan uji statistik deskriptif uji prasyarat (uji normalitas dan uji homogenitas) uji-t uji effect size dan uji n-gain. Analisis data kualitatif berupa reduksi data pengodean interpretasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi siswa menurun setelah diberi pembelajaran modeling instruction disertai web-based formative assessment. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata pretest dan posttest di mana miskonsepsi siswa menurun dari tingkat sedang ke tingkat rendah. Banyaknya pretest miskonsepsi siswa 63% menurun menjadi 30%. Hasil analisis menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa meningkat setelah diberi pembelajaran modeling instruction disertasi web-based formative assessment. RINGKASAN Ni mah Silfia M. 2019. Analisis Miskonsepsi dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Suhu dan Kalor Menggunakan Pembelajaran Modeling Instruction disertai Web-based Formative Assessment. Tesis Jurusan Pendidikan Fisika Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Sentot Kusairi M. Si. (II) Dr. H Edi Supriana M. Si. Kata kunci modeling instruction web-based formative assessment miskonsepsi kemampuan berpikir kritis suhu dan kalor Kurikulum 2013 menuntut siswa meningkatkan kemampuan berpikir kritisnya sejak tingkat dasar dan menguasai konsep dengan baik. Beberapa penelitian menemukan bahwa siswa mengalami kesulitan atau miskonsepsi pada materi suhu dan kalor. Untuk mengatasi miskonsepsi dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dibutuhkan metode pembelajaran di mana siswa bisa memiliki pemahaman yang mendalam. Modeling instruction merupakan metode mengajar yang dikembangkan agar siswa memiliki pemahaman yang mendalam karena siswa melakukan eksperimen analisis data dan menemukan konsep sendiri. Metode ini diharapkan efektif membangun pengetahuan dan pemahaman siswa dengan diintegrasikannya menggunakan web-based formative assessment. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi dan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran modeling instructrion disertai web-based formative assessment. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah mixed method di mana menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. Desain penelitian yang digunakan berupa embedded experimental design. Penelitian dilaksanakan di MAN 4 Kediri di mana subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIA 1 yang mendapat materi suhu dan kalor pada semester ganjil tahun 2018/2019. Instrumen pengukuran miskonsepsi berupa soal two-tier sedangkan pengukuran kemampuan berpikir kritis menggunakan soal uraian. Kedua jenis soal diuji validasi isi validasi butir soal uji reliabilitas uji taraf kesukaran dan uji daya beda. Hasil uji reliabilitas soal miskonsepsi adalah 0 57 kriteria cukup sedangkan hasil uji reliabilitas soal kemampuan berpikir kritis adalah 0 89 dengan kriteria sangat tinggi. Kedua variabel memiliki pedoman penskoran yang berbeda untuk analisis data kuantitatif. Analisis data kuantitatif menggunakan uji statistik deskriptif uji prasyarat (uji normalitas dan uji homogenitas) uji-t uji effect size dan uji n-gain. Analisis data kualitatif berupa reduksi data pengodean interpretasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi siswa menurun setelah diberi pembelajaran modeling instruction disertai web-based formative assessment. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata pretest dan posttest di mana miskonsepsi siswa menurun dari tingkat sedang ke tingkat rendah. Banyaknya pretest miskonsepsi siswa 63% menurun menjadi 30%. Hasil analisis menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa meningkat setelah diberi pembelajaran modeling instruction disertasi web-based formative assessment.


Informasi Detail
DDC
Rt 536.5076 NIM a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Fisika, 2019.
Deskripsi Fisik
xvi, 132 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04219/KI/19
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2019
Subjek
1. SUHU DAN KALOR - PEMAHAMAN KONSEP
2. TEMPERATURE AND HEAT - CONCEPT COMPREHENSION

Pembimbing
1. Sentot Kusairi; 2. Edi Supriana
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik