Skripsi
Strategi pengembangan kegiatan usaha Pondok Pesantren Majmaal Bahroin dan dampaknya bagi kesejahteraan masyarakat Blitar / Baktiar Prabowo
Abstrak
RINGKASAN Baktiar Prabowo. 2019. Strategi Pengembangan Kegiatan Usaha Pondok Pesantren Majmaal Bahroin Dan Dampaknya Bagi Kesejahteraan Masyarakat Sekitar. Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Grisvia Agustin SE M. Sc Kata Kunci Strategi Pengembangan Kegiatan Usaha Pondok Pesantren Perkembangan sebaran produk usaha pondok pesantren Majmaal Bahroin yang begitu cepat merupakan hal yang luar biasa mengingat pada dasarnya pondok pesantren hanya merupakan suatu lembaga yang berfokus pada bidang agama. Dengan adanya kegiatan usaha ini pondok pesantren Majmaal Bahroin diharapkan menjadi pondok pesantren mandiri yang dapat menghidupi berbagai kebutuhan dan kegiatannya serta selalu melakukan kegiatan kemanusiaan untuk mensejahterakan masyarakat sekitar pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi pemasaran pondok pesantren Majmaal Bahroin dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah kualitatif eksploratif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi dokumentasi dan wawancara mendalam dengan informan yaitu kholifah pondok pesantren Majmaal Bahroin ketua organisasi Dhilal Berkat Rohmat Alloh (DHIBRA) ketua Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID) distributor agen/pemilik toko tiga konsumen warga shiddiqiyyah dan tiga konsumen non-warga shiddiqiyyah. Dalam menganalisis diterimanya produk oleh konsumen menggunakan analisis Technology Acceptance Model (TAM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan usaha pondok pesantren Majmaal Bahroin dikelola oleh organisasi pesantren DHIBRA dan OPSHID. Pondok pesantren Majmaal Bahroin memasarkan produk dengan memanfaatkan persebaran Organisasi Shiddiqiyyah (ORSHID) yang terbentuk terlebih dahulu mendistribusikannya ke Dewan Perwakilan Wilayah Daerah dan Cabang ORSHID. Bersamaan dengan kegiatan usaha tersebut teknik penentuan harga pesantren adalah dengan memasukkan harga shodaqoh kepada konsumen. Produk pesantren ini lebih mahal dua kali lipat dengan produk lain pada umumnya dikarenakan ada harga shodaqoh. Selain bertugas mengelola kegiatan usaha pesantren organisasi DHIBRA DAN OPSHID mempunyai program kerja seperti pembangunan rumah layak huni santunan kaum dhuafa terapi gratis dan jelajah desa.