Skripsi
Analisis ergonomi desain meja belajar mengaji dan keluhan muskulokeletal disroders pada santri Pondok Pesantren Anwarul Huda Kota Malang tahun 2019 / Adnan Ramadhan
Abstrak
RINGKASAN Ramadhan Adnan. 2019. Analisis Ergonomi Desain Meja Belajar Mengaji Dan Keluhan Muskuloskeletal Disorders Pada Santri Pondok Pesantren Anwarul Huda Kota Malang . Skripsi Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Solichin S.T. M.Kes (II) Tika Dwi Tama S.KM M.Epid. Kata Kunci ergonomi muskuloskeletal disorders santri Sikap duduk tidak ergonomis yang dipaksakan seperti duduk dengan pantat diujung kursi atau duduk dengan sikap membungkuk merupakan salah satu penyebab umum gangguan muskuloskeletal. Terjadinya rasa tidak nyaman disebabkan oleh penggunaan otot berlebih hingga mengakibatkan terjadinya penumpukan asam laktat pada otot dan kekurangan oksigen. Inilah yang kemudian menyebabkan munculnya rasa pegal. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa tingkat ergonomis desain meja belajar mengaji yang digunakan oleh santri tingkat akhir PP. Anwarul Huda kota Malang dan keluhan muskuloskeletal disorders yang dirasakan serta menunjukan apakah ada pengaruh antara desain meja mengaji dengan keluhan muskuloskeletal tersebut. Metode penelitian ini yaitu diskriptif korelatif. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan beberapa tahap yaitu mendiskripsikan meja belajar mengaji mengukur antropometri menganalisa keluhan muskuloskeletal disorders menganalisis sikap duduk dengan metode RULA dan menganalisis ergonomi meja belajar mengaji serta hubunganya dengan keluhan muskuloskeletal disorders pada santri. Hasil yang didapatkan desain meja belajar mengaji saat ini adalah buatan pabrikan yang tidak menggunakan data antropometri dalam menentukan ukuranya. Ditemukan juga keluhan terbanyak selama 3 kali pengambilan data dengan kuesioner Nordic Body Map yaitu pada bagian skeletal punggung leher tengkuk dan pantat. Ditemukan juga sebanyak 0% santri dalam posisi duduk yang benar 30% posisi duduk yang kurang benar 60% santri dalam posisi duduk yang salah dan 10% santri dalam posisi duduk yang fatal. Hal tersebut dapat terjadi karena dalam analisis ergonomis menggunakan metode mixmatch desain meja belajar mengaji 100% tidak sesuai dengan antropometri santri maka desain meja belajar mengaji tidak ergonomis mempengaruhi munculnya keluhan muskuloskeletal disorders pada santri.