UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh model pembelajaran creative problem solving diperkaya dengan kegiatan laboratorium terhadap kemampuan pemecahan masalah fisika kelas XI MIPA SMAN 10 Malang materi gelombang cahaya / Ismi Zulfa Abrianti

Abrianti, Ismi Zulfa - Nama Orang;

Abstrak
RINGKASAN Abrianti Ismi Zulfa. 2019. Pengaruh Pembelajaran Creative Problem Solving Diperkaya Dengan Kegiatan Laboratorium Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas XI MIPA SMAN 10 Malang Materi Gelombang Cahaya. Skripsi Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pendidikan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Agus Suyudi M.Pd (II) Sulur S.Pd M.Si M.T.D Kata Kunci Pembelajaran Creative Problem Solving kegiatan laboratorium kemampuan pemecahan masalah Kemampuan pemecahan masalah fisika saat ini sangat rendah. Hal ini dikarenakan proses penggunaan model ajar kurang tepat dalam pemilihannya bahkan masih berpatokan pada metode ceramah. Pembelajaran yang disarankan untuk kukrikulum 2013 adalah inquiry dan PJBL. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat pengaruh pembelajaran Creative Problem Solving diperkaya dengan kegiatan laboratorium terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas XI MIPA SMAN 10 Malang. Peneliti menggunakan desain posttest only control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMAN 10 MALANG tahun ajaran 2017-2018. Sampel dalam penelitian ini sebanyak dua kelas kelas XI MIPA C sebagai kelas eksperimen (CPS) dan XI MIPA D sebagai kelas kontrol (konvensional). Variabel bebas yang digunakan pada penelitian ini terdiri atas dua level yaitu strategi pembelajaran Creative Problem Solving diperkaya kegiatan laboratorium dan Strategi pembelajaran konvensional.Variabel terikat yang akan dianalisis adalah kemampuan pemecahan masalah siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yaitu intrumen perlakuan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Lembar Kerja Siswa (LKS) intrumen pengukuran Lembar Observasi Lembar Observasi. Setelah diperolehnya data maka dilakukan uji-t untuk mengetahhui tinggi rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa. Sebelum dilakukan uji-t data harus di uji menggunakan uji prasyarat uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah fisika peserta didik kelas eksperimen 84.21 lebih tinggi di bandingkan dengan kelas kontrol sebesar 81.57. Hasil kemampuan pemecahan masalah dengan analisis uji-t one tailed dengan hasil 2.25807) (2.03693). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah fisika peserta didik kelas eksperimen yang menggunakan Creative Problem Solving diperkaya kegiatan laboratorium lebih tinggi dari pada kelas kontrol yang belajar dengan pembelajaran konvensional.


Informasi Detail
DDC
Rs 530.076 ABR p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Fisika, 2019.
Deskripsi Fisik
xiii, 114 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04567/KI/19
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2019
Subjek
1. FISIKA - PEMECAHAN MASALAH
2. PHYSICS - PROBLEM SOLVING

Pembimbing
1. Agus Suyudi; 2. Sulur
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik