Skripsi
Pengembangan instrumen penilaian (assessment) asam basa berkualifikasi HOTS (Higher Order Thinking Skills) untuk peserta didik SMA/MA kelas XI / Vevina Dyahsasi Nugraha
Abstrak
RINGKASAN Nugraha Vevina D. 2019. Pengembangan Instrumen Penilaian (Assessment) Asam-Basa Berkualifikasi HOTS (Higher Order Thinking Skills) untuk Peserta Didik SMA/MA Kelas XI. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Muntholib M.Si. (2) Drs. Ridwan Joharmawan M.Si. Kata kunci instrumen asesmen HOTS asam-basa Salah satu aspek yang tercantum dalam kurikulum 2013 mendukung proses evaluasi hasil belajar peserta didik dari semua kompetensi. Implementasi dari kurikulum 2013 adalah penilaian hasil belajar yang berorientasi pada kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Berdasarkan taksonomi Bloom revisi kemampuan berpikir tingkat tinggi terbagi menjadi tiga ranah kognitif yakni menganalisis mengevaluasi dan membuat. Instrumen penilaian berorientasi HOTS sangat baik untuk mengukur ketercapaian peserta didik pada bahan kajian yang kompleks bersifat abstrak kontekstual dan mencakup empat dimensi pengetahuan yakni pengetahuan faktual konseptual prosedural dan metakognitif. Bahan kajian asam-basa merupakan salah satu contoh bahan kajian yang memenuhi karakteristik tersebut. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan instrumen penelitian berkualifikasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada bahan kajian asam-basa untuk peserta didik SMA/MA kelas XI. Tahapan pengembangan instrumen mengadaptasi tahapan pengembangan dari Chandrasegaran et.al. 2007 Wattanakasiwich et.al. 2013 Damanhuri et.al. 2016 dan Muntholib et.al. in press. Uji kelayakan terhadap hasil produk dilakukan terhadap 205 peserta didik kelas XI MIPA SMA Nasional Malang dan XI MIPA MAN Kota Batu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk instrumen penilaian berpikir tingkat tinggi pada bahan kajian asam-basa terdiri atas 32 butir soal valid dengan koefisien reliabilitas Cronbach s Alpha sebesar 0 787 dan tingkat persentase rata-rata kelayakan produk instrumen penilaian sebesar 88 47% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil tes kelayakan produk instrumen tersebut instrumen penilaian ini dapat digunakan oleh guru sebagai bahan evaluasi pembelajaran dan penilaian terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik pada bahan kajian asam-basa.