Skripsi
Hubungan pendidikan, status gizi, dan status reproduksi ibu dengan komplikasi maternal di wilayah kerja puskesmas di Kota Malang / Rofilah Amiriyyah
Abstrak
RINGKASAN Amiriyyah Rofilah. 2019. Hubungan Pendidikan Status Gizi dan Status Reproduksi Ibu dengan Komplikasi Maternal di Wilayah Kerja Puskesmas di Kota Malang. Skripsi. Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Siti Nurrochmah M.Kes. (II) Lucky Radita Alma S.KM. M.PH. Kata Kunci komplikasi maternal pendidikan status gizi status reproduksi Setiap hari terdapat 830 wanita di dunia meninggal karena komplikasi maternal (WHO 2018). Jawa Timur merupakan salah satu provinsi penyumbang terbesar jumlah kematian ibu. Kematian ibu di Kota malang terus mengalami peningkatan dari tahun 2015 sebesar 68 24 per 100.000 kelahiran hidup menjadi 115 72 per 100.000 kelahiran hidup tahun 2017. Komplikasi maternal terbanyak tahun 2017 di wilayah kerja Puskesmas Dinoyo Janti dan kendalkerep. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pendidikan status gizi dan status reproduksi ibu (usia jarak kehamilan paritas dan riwayat komplikasi terdahulu) dengan komplikasi maternal di wilayah kerja Puskesmas di Kota Malang. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan observasional analitik dengan pendekatan case control perbandingan 1 1. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu pendidikan status gizi dan status reproduksi ibu (usia jarak kehamilan paritas dan riwayat komplikasi) dan variabel terikat yaitu komplikasi maternal. Populasi penelitian terdiri dari ibu hamil bersalin dan nifas di wilayah kerja Puskesmas Dinoyo Janti dan Kendalkerep di Kota Malang tahun 2018 dengan jumlah masing 8722 masing sampel kasus dan kontrol 47 ibu yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Sumber data yang digunakan yaitu data sekunder dari buku register kohort ibu dan buku KIA. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dengan membuat lembar cek. Analisis data dilakukan secara univariat dengan membuat tabel distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji chi square. Penentuan besar risiko menggunakan odds ratio (OR). Hasil analisis menunjukkan bahwa riwayat komplikasi memiliki nilai chi square hitung (9 970) chi square tabel (3 841) yang berarti riwayat komplikasi memiliki hubungan yang signifikan dengan komplikasi maternal. Variabel pendidikan status gizi usia jarak kehamilan dan paritas memiliki nilai tidak berhubungan dengan komplikasi maternal. Berdasarkan nilai OR diketahui bahwa variabel status gizi dan paritas merupakan faktor protektif. Sedangkan variabel pendidikan usia jarak kehamilan merupakan faktor risiko komplikasi maternal. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara riwayat komplikasi dengan komplikasi maternal di wilayah kerja Puskesmas di Kota Malang. Peneliti memberikan saran kepada tenaga kesehatan dan kader yang melakukan pemeriksaan kepada ibu hamil bersalin dan nifas untuk meningkatkan kelengkapan pencatatan dengan pencatatan secara rutin dan berkesinambungan agar kondisi kesehatan ibu terpantau dengan baik.