Skripsi
Hubungan antara pendidikan dan pendapatan ibu dengan pengetahuan ibu dalam merawat balita pneumonia di Puskesmas Kedungkandang Kota Malang / Bella Norma Aufanisa
Abstrak
ABSTRAK Aufanisa Bella Norma. 2019.Hubungan Antara Pendidikan dan Pendapatan Ibu Dengan Pengetahuan Ibu Dalam Merawat Balita Pneumonia di Puskesmas Kedungkandang Kota Malang. Skripsi Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) dr. Hartati Eko Wardani M.Si Med. (II) drg. Rara Warih Gayatri M.PH. Kata Kunci pendidikan pendapatan pengetahuan dan ibu Pneumonia merupakan penyebab utama kematian pada balita di dunia. Kota Malang merupakan salah satu wilayah dengan prevalensi pneumonia yang tinggi pada balita. Puskesmas Kedungkandang menempati urutan kedua penderita pneumonia tertinggi di Kota Malang yaitu sebesar 119 penderita pneumonia balita. Salah satu usaha melakukan deteksi dini untuk menemukan kasus pneumonia balita yaitu melalui pengendalian faktor resiko. Faktor resiko penyakit pneumonia meliputi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) malnutrisi cakupan imunisasi campak polusi udara di dalam rumah ASI non-eksklusif kekurangan zink pengalaman ibu dalam mengasuh pendidikan ibu penitipan anak suhu udara yang dingin pendapatan keluarga kurangnya vitamin A kelembapan udara penyakit penyerta seperti penyakit jantung diare asma. Salah satu yang menjadi perhatian peneliti dalam penelitian ini adalah faktor pendapatan pendidikan ibu dan pengetahuan ibu dalam mengasuh atau merawat balita pneumonia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pendidikan ibu dengan pengetahuan ibu dalam merawat balita pneumonia dan untuk mengetahui hubungan pendapatan ibu dengan pengetahuan ibu dalam merawat balita pneumonia di Puskesmas Kedungkandang Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan survey analitik observasional melalui cross sectional study. Pada penelitian ini mengunakan subjek penelitian pasien balita pneumonia bulan Maret-April 2019 di wilayah kerja Puskesmas Kedungkandang Kota Malang. Penelitian dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada ibu balita yang dilakukan dengan door to door atau observasi langsung ke rumah responden. Hasil dari penelitian 40 responden diperoleh data pendidikan ibu balita yaitu dasar dan menengah. Sedangkan data pendapatan ibu balita yaitu rendah dan sedang. Hasil uji chi square dengan 945 0 006 diperoeh hasil terdapat hubungan pendidikan dengan pengetahuan ibu dengan nilai PR 3 357 Sedangkan hasil chi square dengan 945 0 041 diperoleh hasil terdapat hubungan antara pendapatan dengan pengetahuan dengan nilai PR 2 463 Kesimpulannya terdapat hubungan antara pendidikan dan pendapatan ibu dengan pengetahuan ibu dalam merawat balita pneumonia di Puskesmas Kedungkandang Kota Malang. Maka dari itu peneliti memberikan saran kepada seluruh pihak terkait bahwa pengetahuan ibu sangat berpengaruh dalam merawat balita pneumonia sehingga diharapkan adanya kebijakan lebih mendalam untuk ibu dengan memberikan penyuluhan cara merawat balita pneumonia kepada ibu balita pneumonia agar angka kesakitan dan kematian balita pneumonia bisa berkurang.