UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh pembelajaran model learning cycle 5E fase terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X SMA Negeri 9 Malang pokok bahasan suhu dan kalor / Murprabowo Maulana Hadiyono

Hadiyono, Murprabowo Maulana - Nama Orang;

Abstrak
RINGKASAN Hadiyono Murprabowo Maulana. 2019. Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 5 Fase terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA Negeri 9 Malang Pokok Bahasan Suhu dan Kalor. Skripsi Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Parno M.Si (II) Drs. Agus Suyudi M.Pd Kata Kunci Learning Cycle 5 Fase kemampuan berpikir kritis suhu dan kalor Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5 Fase terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X MIPA SMA Negeri 9 Malang pada materi suhu dan kalor. Hasil studi pendahuluan dengan memberikan tes kemampuan berpikir kritis pada 59 responden siswa hanya memperoleh rata-rata sebesar 35. Dari studi pendahuluan diketahui bahwa kemampuan berpikir kritis siswa rendah. Hal tersebut disebabkan tiga faktor yaitu dari segi guru siswa dan media. Guru melakukan pembelajaran teacher center yang membuat siswa tidak berperan aktif dalam pembelajaran. Siswa kurang antusias dengan pembelajaran yang dilakukan guru. Siswa menginginkan pembelajaran yang melibatkan mereka. Alat praktikum di laboratorium di SMA Negeri 9 Malang sudah lengkap tetapi pemanfaatannya kurang maksimal. Dari permasalahan tersebut dipilih model pembelajaran Learning Cycle 5 Fase untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran Learning Cycle 5 Fase sedangkan variabel terikatnya adalah kemampuan berpikir kritis siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA SMA Negeri 9 Malang. Teknik pengambilan sampelnya mengguakan cluster random sampling. Kelas X MIPA 8 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 7 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diberi perlakuan model pembelajaran Learning Cycle 5 Fase sedangkan kelas kontrol diberi perlakuan pembelajaran konvensional Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5 Fase lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajran konvensional. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pada kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan model pembelajaran Learning Cycle 5 Fase dari pada siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. i


Informasi Detail
DDC
Rs 536.5076 HAD p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Fisika, 2019.
Deskripsi Fisik
ix, 158 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04736/KI/19
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2019
Subjek
1. SUHU DAN KALOR - MODEL PEMBELAJARAN
2. TEMPERATURE AND HEAT - LEARNING MODEL

Pembimbing
1. Parno; 2. Agus Suyudi
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik