Skripsi
Pengembangan webquest berbasis mobile pada mata kuliah teknologi jaringan / Wido Ageng Pratama
Abstrak
ABSTRAK Pratama Wido Ageng. 2019. Pengembangan WebQuest berbasis Mobile pada Matakuliah Teknologi Jaringan. Skripsi Jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Yerry Soeprianto S.T. M.T. (II) Arafah Husna S.Pd M.Med.Kom. Kata kunci WebQuest Mobile Teknologi Jaringan. WebQuest merupakan model pembelajaran dimana pebelajar menggunakan web untuk memperoleh informasi dalam menyelesaikan tugas.WebQuest memiliki beberapa tingakatan WebQuest untuk jangka pendek dan jangka panjang. WebQuest jangka pendek umumnya digunakan untuk membantu siswa mengintegrasi pengetahuan dengan pengetahuanya sendiri Dalam hal ini dimaksudkan agar siswa mampu mengelolah suatu informasi baru dan memahami informasi tersebut dalam jangka waktu yang pendek. Sementara itu WebQuest jangka panjang biasanya digunakan untuk memperluas dan menyempurnakan pengetahuan. Setelah menyelesaikan WebQuest jangka panjang pembelajar dapat menganalisis suatu kumpulan pengetahuan secara mendalam menemukan beberapa cara untuk mengubahnya dan menunjukkan pemahaman materi dengan menciptakan sesuatu yang dapat ditanggapi secara online ataupun offline. Pembelajaran menggunakan WebQuest Mobile didesain agar siswa tidak mengalami hambatan dalam pembelajaran terutama ketika mereka tidak di dalam lingkungan sekolah. Dalam pembelajaran mengguanakan WebQuest Mobile siswa lebih mudah memperoleh pengalaman secara langsung karena perangkat yang mereka bawa lebih mudah. Tujuan dari penelitian ini untuk membuat suatu media WebQuest berbasis Mobile pada matakuliah yang valid dan layak digunakan. Pengembangan ini menggunakan metode pengembangan Web-Based Instructional Design (2006) untuk mengembangkan WebQuest berbasis Mobile. Adapun langkah-langkah tersebut meliputi (1). Analysis Stage (2). Concurrent Design Stage (3). Implementation Stage (4).Evaluation Stage. Dalam penelitian ini di peroleh hasis bahwa WebQuest berbasis Mobile pada matakuliah Teknologi Jaringan ini dinyatakan valid dan layak digunakan. Hal ini ditunjukkan dengan hasil perhitungan data 1 orang ahli media 91 25% 1 orang ahli materi 81 25% 5 orang uji coba kelompok kecil 77 22 % dan 32 orang uji coba kelompok besar 76 82%.