Skripsi
Hubungan personal higiene, tingkat pendidikan, perawatan alat, dan sumber air dengan kualitas berdasarkan parameter fisika dan organoleptik di depot air minum isi ulang Kecamatan Lowokwaru Kota Malang / Zainur Ridho Wahyu Ismail
Abstrak
RINGKASAN Ismail Zainur Ridho Wahyu. 2019. Hubungan Personal Higiene Tingkat Pendidikan Perawatan Alat dan Sumber Air dengan Kualitas Air Berdasarkan Parameter Fisika dan Organoleptik di Depot Air Minum Isi Ulang Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Skripsi. Jurusan Kesehatan Masyarakat. Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Ir. Djoko Kustono M.Pd. (II) Nurnaningsih Herya Ulfah S.KM. M.Kes. Kata Kunci parameter fisika depot air minum isi ulang dan organoleptik Proyeksi penduduk kota malang pada tahun 2019 sebanyak 870.682 jiwa sedangkan penduduk terbanyak berada di Lowokwaru sejumlah 197.859 jiwa. Data dari Dinas Kesehatan Kota Malang menunjukan pertumbuhan Damiu yang terus meningkat. Tahun 2013 jumlah Damiu di Kota Malang 163 depo lalu meningkat menjadi 188 depot di tahun 2018. Namun dibalik pertumbuhan jumlah Damiu terdapat risiko kesehatan sebagai dampak pengabaian faktor-faktor yang behubungan dengan kualitas air minum. Melalui analisis dari penelitian sebelumnya serta penelitian pendahuluan didapatkan beberapa faktor yang diperkirakan sangat berpengaruh yakni personal higiene tingkat pendidikan sumber air dan perawatan alat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara personal higiene tingkat pendidikan sumber air dan perawatan alat pada parameter fisika kualitas air minum Damiu di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Rancangan Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan instrumen kuesioner dan uji laboratorium. Keseluruhan hasil kuesioner dan laboratorium selanjutnya dianalisis menggunakan SEM PLS. Hasil penelitian ini menunjukkan 8% Damiu dari 24 pengulangan dari uji laboratorium tidak memenuhi syarat dengan ditemukannya TDS yang melewati ambang batas. Setelah dilakukan analisis diperoleh faktor yang berhubungan dengan kualitas fisika air yaitu perawatan alat dengan p value