Skripsi
Penerapan prinsip kerja sama bahasa percakapan dalam film animasi Keluarga Somat / Mas Ulin Sahara
Abstrak
RINGKASAN Sahara Mas Ulin. 2019. Penerapan Prinsip Kerja Sama Bahasa Percakapan dalam Film Animasi Keluarga Somat. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Prof. Dr. Maryaeni M.Pd Kata Kunci Pemenuhan Pelanggaran Prinsip Kerja Sama. Penelitian ini mendeskripsikan penerapan prinsip kerja sama Grice yang terdiri atas empat prinsip yaitu prinsip kuantitas prinsip kualitas prinsip hubungan dan prinsip cara. Data berupa transkrip percakapan film animasi Keluarga Somat dianalisis dengan menggunakan prinsip kerja sama. Film animasi Keluarga Somat merupakan karya anak bangsa yang memperoleh banyak penghargaan salah satunya penghargaan dari Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia sebagai Animasi Terbaik 2015. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan mengunduh film animasi dan mentranskrip percakapan selanjutnya dianalisis dengan prinsip kerja sama. Penelitian ini merupakan kajian pragmatik yaitu menghubungkan penggunaan bahasa percakapan dengan situasi atau konteks tutur. Berdasarkan analisis diperoleh temuan pemenuhan dan pelanggaran prinsip kerja sama. Ditemukan data pemenuhan prinsip kuantitas yang diterapkan dengan memberikan jumlah informasi secara tepat (tidak kurang atau tidak lebih). Ditemukan data pemenuhan prinsip kualitas yang diterapkan dengan memberikan informasi berupa fakta dan bukti yang logis. Ditemukan data pemenuhan prinsip hubungan dengan menyampaikan informasi dalam satu topik yang sama dan adanya hubungan antar percakapan sebelum dengan sesudahnya. Ditemukan data pemenuhan prinsip cara yang diterapkan dengan memberikan informasi yang tidak samar tidak taksa ringkas dan penyampaian secara teratur. Pemenuhan prinsip kerja sama dalam film animasi Keluarga Somat lebih dominan dibandingkan pelanggaran yang terjadi. Pelanggaran dalam percakapan film animasi tersebut dilakukan dengan tidak mematuhi prinsip kerja sama senigga memunculkan adanya implikatur humor dan faktor pelanggaran berupa violisasi pengabaian pembenturan dan permainan. Suatu pelanggaran prinsip kerja sama tidak dapat dipandang sebuah kelemahan saja namun pelanggaran merupakan hasil kekreatifan dari penulis naskah untuk menarik perhatian penonton. Saran ditujukan kepada dua pihak yaitu (1) penelitian lanjutan dan (2) pelaku seni perfilman. Pertama Bagi penelitian lanjutan agar menjadikan film animasi sebagai inspirasi objek untuk diteliti penggunaan bahasanya. Penggunaan bahasa dalam percakapan film animasi memberikan bertujuan untuk menarik perhatian penonton sehingga diperlukan analisis lebih mendalam. Kedua Bagi pelaku seni perfilman penelitian ini diharapkan percakapan film animasi mampu menggunakan bahasa secara tepat sesuai dengan konteks tutur. Selain itu dapat menghasilkan ide kreatif untuk meningkatkan ketertarikan penonton dari segi penggunaan bahasa.