Skripsi
Pengembangan modul tentang perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945-1948 di Ngantang untuk pembelajaran sejarah kelas XI IPS SMAN 1 Ngantang Kabupaten Malang / Ahmad Ario Sadewo
Abstrak
ABSTRAK Sadewo Ahmad Ario. 2019. Pengembangan Modul Tentang Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan 1945-1948 Di Ngantang Untuk Pembelajaran Sejarah Kelas XI IPS SMAN 1 Ngantang Kabupaten Malang. Skripsi Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Ari Sapto M.Hum Kata Kunci pengembangan modul pembelajaran sejarah Sejarah merupakan mata pelajaran yang sering dianggap pelajaran yang kurang diminati karena begitu banyak cerita tentang peristiwa. Semacam peristiwa bersejarah tentang kemerdekaan dan terus berkembang menerus hingga peristiwa saat ini. Pembelajaran sejarah yang terkesan terlalu banyak cerita akan membuat siswa merasa kejenuhan dalam memahami pelajaran tersebut. Tujuan peneliti yakni dengan menggunakan bahan ajar modul tentang mempertahankan kemerdekaan dapat menciptakan minat siswa terhadap pembelajaran sejarah.. Model penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan antara lain (a) potensi dan masalah (b) pengumpulan data (c) desain produk (d) validasi desain (e) revisi desain (f) uji coba produk (g) revisi produk (h) uji coba pemakaian (i) revisi produk dan (j) produk akhir. Pembelajaran sejarah dengan menggunakan bahan ajar modul ini diharapkan mampu memberikan motivasi untuk siswa. Tujuan peneliti menggunakan modul ini agar siswa dengan mudah memahami materi dalam pembelajarna sejarah. Materi yang berdasarkan peristiwa bersejarah yang pernah terjadi di lingkungan sekitar siswa diharapkan memberi dampak rasa kaingintahuan siswa terhadap pembelajaran sejarah.Berdasarkan hasil validasi oleh ahli materi dengan presentase 85% dan ahli media 85%. Hasil validasi tersebut menunjukkan bahan ajar modul layak dan dapat di uji coba dari kelompok kecil diketahui presentase 87 5%. Uji coba pemakaian kelompok besar diketahui 86 3% dari hasil uji coba di SMAN 1 Ngantang. Dapat dikatakan bahwa bahan ajar modul ini dikatakan valid dan bisa di implementasikan pada pembelajaran sejarah. Bahan ajar modul ini memiliki desain yang tidak terlalu memberikan cerita semata beberapa didalamnya terdapat gambar agar mampu menarik minat siswa yang cenderung bosan pada pembelajaran sejarah. Bahan ajar modul ini diharapkan mampu mengurangi beban guru dalam memberikan variasi model pembelajaran sejarah di kelas. Sebagai saran pemanfaatan guru dapat menggunakan bahan ajar modul ini untuk variasi dalam mengajar agar tidak terjadi kejenuhan dalam kelas. Pengembang berikutnya disarankan untuk mengembangkan modul yang berkaitan tentang masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan ini lebih bagus dengan kemasan yang lebih modern dan manarik.