UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Analisis sifat magnetik dan morfologi mineral magnetik serta karakterisasi gugus fungsi pada bottom ash emisi kendaraan bus / Eka Yuliana Agustin

Agustin, Eka Yuliana - Nama Orang;

Abstrak
RINGKASAN Agustin Eka Yuliana. 2019. Analisis Sifat Magnetik serta Karakteristik Gugus Fungsi pada Bottom Ash Emisi Kendaraan Bus. Tesis Program Studi S2 Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Siti Zulauikah M.Si. (2) Dr. Sunaryono M.Si. Kata Kunci Sifat Magnetik Emisi Bottom Ash. Telah dilakukan kajian kemagnetan batuan dalam masalah pencemaran oleh kendaraan bermotor dengan mengidentifikasi suseptibilitas magnetik dan kandungan unsur pada emisi bottom ash kendaraan bus. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan sebagai upaya pengembangan metode baru dalam mengetahui tingkat emisi gas buang pada knalpot bus. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengikis tabung knalpot bus dari dua jenis bus yang berbeda yaitu 35 sampel pada bus umum dan 14 sampel pada bus pariwisata. Sampel diuji untuk mengetahui sifat magnetik dengan menggunakan suseptibilitas magnetik dan VSM selain itu sampel diuji dengan XRF untuk mengetahui kandungan unsur dan SEM-EDX untuk mengetahui morfologi mineral magnetik serta FTIR untuk mnegtahui gugus fungsi pada sampel emisi bottom ash bus. Hasil pengukuran menunjukkan kandungan unsur yang terdapat pada sampel bottom ash antara lain Fe 18 6 72 01% Mo 10-47% S 7-24 5% Ca 0 53-24 7% P 0 9-2 9% Zn 0 38-2 99% Ni 0 07-0 28% Cu 0.17-0 4% Mn 0 09-0 5% Cr 0 1-0 5% Ti 0 16-1 1% Re 0 2-0 3% 0 06-0 6%. Suseptibilitas magnetik pada sampel bus umum memiliki rentang nilai 967 lf (4.0 343.77) x 10-8 m3/kg dengan rata-rata sebesar 46.31 x10-8 m3/kg dan 967 fd sebesar 3.45%. Nilai suseptibilitas magnetik frekuensi rendah ( 967 lf) dari sampel emisi bus pariwisata memiliki rentang antara (5 19 146 37) 10-8 m3/kg dengan rata-rata sebesar 51 880 x10-8 m3/kg dan 967 fd sebesar 3 68%. Jenis mineral magnetik yang terdapat pada bus umum maupun pariwisata didominasi mineral ferrimagnetik dengan domain superparamagnetik (SP) dan Stable Singgel Domain (SSD). Hasil pengujian SEM-EDX menunjukkan bahwa pada sampel bottom ash memiliki bentuk mineral magnetik yang tidak beraturan dengan permukaan yang kasar. Hasil FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi Si-O Si-O-Si C H serta O-H.


Informasi Detail
DDC
Rt 538.4 AGU a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Fisika, 2019.
Deskripsi Fisik
xvi, 64 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04994/KI/19
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2019
Subjek
1. BOTTOM ASH - SUSEPTIBILITAS MAGNETIK
2. FEROMAGNETIK
3. BOTTOM ASH - MAGNETIC SUSCEPTIBILITY

Pembimbing
1. Siti Zulaikah; 2. Sunaryono
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik