Skripsi
Kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas IV Sekolah Darul Mujahideen Thailand / Thiflatul Mafthuroh
Abstrak
RINGKASAN Mafthuroh Thiflatul. 2019. Kemampuan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas IV Sekolah Darul Mujahideen Thailand. Skripsi Prodi S1 Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM). Pembimbing Prof. Dr. Heri Suwignyo M.Pd. Kata Kunci membaca permulaan mengenal huruf membaca suku kata dan kata membaca kalimat sederhana dan membaca teks pendek Kemampuan membaca permulaan sangat diperlukan bagi siswa sekolah dasar kelas awal. Siswa belajar untuk memperoleh kemampuan dan menguasai teknik-teknik membaca dan menangkap isi bacaan dengn baik. Berdasarkan rumusan masalah yang digunakan tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan membaca permulaan siswa kelas IV dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian ini menggunakan satu kelas yaitu kelas IV Sekolah Darul Mujahideen Thailand dengan jumlah 35 siswa. Data penelitian yang diambil adalah skor hasil tes membaca permulaan siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes membaca dan matrik penilaian membaca. Instrumen tersebut divalidasi berdasarkan uji kelayakan yaitu dengan uji keterbacaan tes rumpang dan hasil keterbacaan masuk dalam berbagai kriteria. Setelah itu guru menjelaskan bacaan yang diambil dari buku guru dan dilanjutkan dengan melakukan tes membaca. Berdasarkan hasil tes tersebut dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data diketahui bahwa siswa kelas IV Sekolah Darul Mujahideen Thailand mampu membaca permulaan dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat dalam kemampuan mengenal huruf ada 14 siswa dengan nilai 81-100 dan 21 siswa dengan nilai 61-80 dalam kemampuan membaca suku kata ada 16 siswa dengan nilai 81-100 dan 19 siswa dengan nilai 61-80 dalam kemampuan membaca kata ada 22 siswa dengan nilai 81-100 dan 13 siswa dengan nilai 61-80 dalam kemampuan membaca kalimat sederhana ada 19 siswa dengan nilai 81-100 dan 16 siswa dengan nilai 61-80 serta dalam kemampuan membaca teks pendek ada 27 siswa dengan nilai 81-100 dan 8 siswa dengan niali 61-80. Berdasarkan Daya Serap Individu (DSI) diketahui bahwa nilai siswa lebih dari 60% sehingga dikatakan tuntas. Sedangkan berdasarkan Ketuntasan Belajar Klasikal (KBK) diketahui bahwa nilai rata-rata siswa melampaui 80% sehingga dinyatakan berhasil. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan kepada guru Thailand untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam mengenal huruf membaca suku kata membaca kata membaca kalimat sederhana dan membaca teks pendek. Hal ini dapat dilakukan dalam perencanaan pembelajaran Bahasa Indonesia yaitu menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi seperti menggunakan media flashcard mengulang suku kata dan kata pada setiap pembelajaran dan mempraktekkan makna kalimat. Di sisi lain untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk menganalisis kemampuan membaca permulaan siswa Indonesia di daerah terpencil.