Tugas Akhir
Penerapan akuntansi berbasis Standart Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) pada Usaha Kecil Menengah (UKM) Vitasari di Kota Blitar / Widia Ayu Wulandari
Abstrak
RINGKASAN Wulandari Widia Ayu 2019. Penerapan Akuntansi berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) pada Usaha Kecil Menengah (UKM) Vitasari di Kota Blitar. Tugas Akhir Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang Pembimbing Vega Wafaretta S.E. M.SA Kata Kunci UMKM Laporan Keuangan SAK EMKM Upaya pemerintah dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia adalah dengan menggalakkan pertumbuhan bisnis baru di setiap daerah. Sektor yang menjadi sasaran dari pemerintah saat ini adalah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Hambatan yang masih sering dialami pelaku usaha UMKM yaitu mengenai permodalan karena masih terdapat kekurangan pada pelaporan keuangan uang dibuat berdasarkan standar akuntansi keuangan ysng berlaku sehingga berakibat pada sulitnya pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) dari bank. Pengesahan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) pada tanggal 18 April 2016 oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntansi Indonesia (DSAK IAI) ini menjadi solusi bagi entitas mikro kecil dan menengah yang mengalami kesulitan dalam menerapkan SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyusunan laporan keuangan berbasis SAK EMKM pada usaha UKM Vitasari dengan transaksi selama bulan Desember 2018. Metode pengambilan data yang dilakukan berupa wawancara dokumentasi dan metode pustaka. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh beberapa kesimpulan antara lain 1) pencatatan aset tidak dilakukan secara rinci sehingga tidak ada pengelompokan aset. 2) pelaporan keuangan UKM Vitasari dengan metode cash basis sehingga menyebabkan informasi yang dibutuhkan UKM menjadi kurang lengkap. 3) hasil implementasi laporan keuangan laba rugi menghasilkan kerugian hal ini disebabkan karena penjualan produk menurun penjualan yang dicatat secara accrual basis terhadap perhitungan beban depresiasi dan beban gaji yang tetap. 4) Terdapat manfaat dan dampak yang akan dirasakan pemilik yaitu dapat mengetahui laba rugi yang dialami perusahaan dapat melihat aset secara rinci dan dapat digunakan dalam pengambilan keputusan.