Tugas Akhir
Analisis sistem pengendalian internal atas persediaan bahan baku pada Cafe Kedai Botani Malang / Citra Eka Putri
Abstrak
RINGKASAN Putri Citra Eka. 2019. Analisis Sistem Pengendalian Internal Atas Persediaan Bahan Baku pada Cafe Kedai Botani Malang. Tugas Akhir Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Sulikah S.Pd. M.Pd. Kata Kunci Sistem Pengendalian Internal Persediaan Bahan Baku Persediaan merupakan salah satu aset penting dalam perusahaan manufaktur maka harus dilakukan pengendalian intern yang baik untuk menjaga persediaan tersebut dari hal hal buruk yang kemungkinan bisa terjadi. Salah satu persediaan yang ada dalam perusahaan manufaktur adalah persediaan bahan baku. Bahan baku merupakan faktor utama yang dapat menunjang kelangsungan proses produksi dalam suatu perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengendalian intern persediaan bahan baku pada Kedai Botani Malang guna untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai pengendalian intern persediaan bahan baku yang sudah diterapkan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan yang mengambil satu objek penelitian yaitu Kedai Botani Malang dengan metode diskriptif dan kualitatif yaitu informasi yang telah dikumpulkan dengan metode observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua sistem persediaan bahan baku pada Kedai Botani Malang yaitu sistem perhitungan fisik persediaan dan sistem penerimaan persediaan bahan baku. Selain itu juga ditemukan beberapa kelemahan atau masalah seperti sistem persediaan bahan baku yang masih banyak untuk diperbaiki serta pengendalian intern yang lemah terhadap persediaan sehingga sistem tersebut belum berjalan dengan baik. Untuk mencegah ataupun mengatasi masalah tersebut maka penulis memberikan beberapa saran seperti perlu adanya pemisahan tugas dan tanggungjawab untuk pencatatan persediaan bahan baku perlu adanya peraturan tertulis yang bersifat formal pemberian kartu perhitungan fisik yang bernomor urut tercetak serta pemantauan atau pengawasan yang lebih maksimal dalam bagian persediaan bahan baku.