Tugas Akhir
Penerapan cutting asimetris pada busana ready to wear \"DG Rosewood\" / Melina Adeani Rahmayani
Abstrak
ABSTRAK Rahmayani Melina Adeani .2018. Penerapan Cutting Asimetris pada Busana Ready to wear . Tugas Akhir Jurusan Pendidikan Vokasi Program Studi Diploma III Tata Busana Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang Pembimbing (1) Agus Sunandar S.Pd. M.Sn. Kata Kunci Ready to wear Digitarian classic elegant chic style blouse asimetris dan celana kulot. Penerapan cutting asimetris pada busana ready to wear Dg Rosewood memiliki konsep sederhana dan garis desain tegas yang dikolaborasikan dengan gaya classic elegant yang terkemas dalam tampilan chic style gaya chic ini memiliki tampilan sempurna dengan tidak berlebihan tetapi tetap menarik perhatian. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk menjabarkan setiap detil penerapan cutting dari pembuatan Blouse Asimetris pada busana ready to wear Dg Rosewood. Penulis mengkolaborasikan tema Digitariant dengan busana wanita modern dengan konsep simple dan memiliki garis desain tegas yang dikolaborasikan dengan gaya classic elegant yang terkemas dalam tampilan chic style serta mengkombinasikan desain yang tegas gaya yang simple tetapi dapat di ikuti potongan asimestris dan warna yang kuat namun tidak mencolok penulis mempresentasikan semua unsur tersebut dalam bentuk blouse assimetris dan celana kulot. Busana yang dihasilkan adalah blouse asimetris dan celana kulot dengan konsep simple dan memiliki garis desain tegas yg dikolaborasikan dengan gaya classic elegant yang terkemas dalam tampilan chic style. Kesimpulan dari pembuatan blouse asimetris dan celana kulot ini adalah mengalami kesulitan saat melakukan pressing setiap selesai proses menjahit terutama pada furing jepit dan setiap potongan bahan agar rapi. Perhatikan suhu seterika agar tidak merusak kain karena setiap bahan yang digunakan untuk busana ready to wear ini memiliki karakteristik yang berbeda-beda.Untuk proses penyetrikaan hasil akhir sangat disarankan menggunakan seterika uap atau steamer karena panas yang dihasilkan cukup stabil sehingga hasil akhir busana terlihat lebih rapi.