Skripsi
Penerapan model learning cycle 7e untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) pada kegiatan menganalisis sifat-sifat cahaya / Riska Dwi Anggraini
Abstrak
RINGKASAN Anggraini Riska Dwi. 2019. Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle 7E untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) pada Materi Menganalisis Sifat Cahaya. Skripsi. Program Studi Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Vita Ria Mustikasari S.Pd. M.Pd (II) Sugiyanto S.Pd. M.Si. Kata kunci learning cycle 7E kemampuan berpikir tingkat tinggi cahaya dan alat optik Kemampuan berpikir tingkat tinggi merupakan kemampuan abad 21 yang perlu dikembangkan dipelajari dan dilatihkan. Berpikir tingkat tinggi akan terbentuk ketika siswa berperan langsung dalam pembelajaran. Model Learning Cycle 7E merupakan pembelajaran yang dapat membantu siswa mengkonstruk konsep dan menghubungkan pengetahuan yang dapat melatih cara berpikir siswa untuk diterapkan ke dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini mengetahui peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada kegiatan menganalisis sifat sifat cahaya dan mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran melalui model LC 7E. Desain penelitian menggunakan mix method jenis embedded experimental design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-6 SMPN 3 Malang tahun pelajaran 2019/2020 yang terdiri dari 33 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah silabus RPP dan LKPD 21 butir soal Two Tier Multiple Choice (TTMC) serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data penelitian ini yaitu deskripsi keterlaksanaan pembelajaran skor hasil pretest dan posttest dan rubrik penilaian LKPD. Analisis data kuantitatif menggunakan uji normalitas uji paired t test uji N-gain dan uji d-effect size. Analisis data kualitatif berdasarkan deskripsi proses pembelajaran hasil jawaban LKPD siswa dan hasil wawancara. Hasil uji normalitas menggunakan kolmogorov smirnov one sampel test diperoleh nilai D untuk skor pretest dan posttest sebesar 0 216 dan 0 185. Data nilai pretest dan posttest terdistribusi normal karena nilai D lebih kecil dari D tabel (0 237). Hasil uji beda menggunakan paired sampel t-test diperoleh nilai thitung 17 52 lebih besar dari ttabel 2 034 disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pada nilai pretest dan posttest. Hasil perhitungan rata- rata N-gain sebesar 0 633 yang berarti mengalami peningkatan dalam kategori medium-atas dan d-effect size sebesar 4 525 yang berarti memiliki pengaruh tinggi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa sebelum dan sesudah pembelajaran melalui model LC 7E. Deskripsi kualitatif kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas VIII- 6 SMP Negeri 3 Malang dikembangkan dari hasil jawaban LKPD termasuk kategori baik selama pembelajaran IPA melalui model LC 7E. Model LC 7E juga memiliki tahapan pembelajaran yang dapat membantu siswa dalam menyelesaikan masalah di kehidupan nyata bernalar dan berargumentasi yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.